Pusdiklatpassus Kopassus Bentuk Sekolah Pertempuran Khusus
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:34 WIB
loading...
Danpusdiklatpassus, Brigjen TNI Thevia A Zebua memimpin Pelantikan Pejabat Kabag Pusdiklatpassus dan Serah Terima Jabatan Para Komandan Sekolah di lingkungan Pusdiklatpassus, Kamis (30/7/2020). Foto: Dok Pusdiklatpassus.
A
A
A
BANDUNG - Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus Komando Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus Kopassus) membentuk Sekolah Pertempuran Khusus untuk menjawab tuntutan tugas prajurit Kopassus .
Hal itu dikatakan Danpusdiklatpassus, Brigjen TNI Thevia A Zebua saat memimpin Pelantikan Pejabat Kabag Pusdiklatpassus dan Acara Serah Terima Jabatan Para Komandan Sekolah di lingkungan Pusdiklatpassus di Lapangan Tenis Asrama Pusdiklatpassus, Kamis (30/7/2020).
Pembentukan Sekolah Pertempuran Khusus merupakan hasil validasi perubahan organisasi 4 sekolah di lingkungan Pusdiklatpassus, yakni Sekolah Pertempuran Hutan, Sekolah Pertempuran Kota, Sekolah Anti Teror, dan Sekolah Pam VVIP.
Sehingga, dari total 9 sekolah sebelumnya, kini terdapat 6 sekolah di Pusdiklatpassus. Adapun 5 sekolah lainnya tidak ada perubahan organisasi, yakni Sekolah Komando, Sekolah Para, Sekolah Sandha, Sekolah Spesialisasi, dan Sekolah Raider.
"Sejak hari ini, jumlah sekolah di Pusdilatpassus berubah, dari 9 sekolah menjadi 6 sekolah," kata Thevi melalui keterangan tertulis, Kamis (30/7/2020).(Baca juga : Kopassus Bersama Disdik DKI Berkomitmen Tingkatkan Kerja Sama Pendidikan )
Hal itu dikatakan Danpusdiklatpassus, Brigjen TNI Thevia A Zebua saat memimpin Pelantikan Pejabat Kabag Pusdiklatpassus dan Acara Serah Terima Jabatan Para Komandan Sekolah di lingkungan Pusdiklatpassus di Lapangan Tenis Asrama Pusdiklatpassus, Kamis (30/7/2020).
Pembentukan Sekolah Pertempuran Khusus merupakan hasil validasi perubahan organisasi 4 sekolah di lingkungan Pusdiklatpassus, yakni Sekolah Pertempuran Hutan, Sekolah Pertempuran Kota, Sekolah Anti Teror, dan Sekolah Pam VVIP.
Sehingga, dari total 9 sekolah sebelumnya, kini terdapat 6 sekolah di Pusdiklatpassus. Adapun 5 sekolah lainnya tidak ada perubahan organisasi, yakni Sekolah Komando, Sekolah Para, Sekolah Sandha, Sekolah Spesialisasi, dan Sekolah Raider.
"Sejak hari ini, jumlah sekolah di Pusdilatpassus berubah, dari 9 sekolah menjadi 6 sekolah," kata Thevi melalui keterangan tertulis, Kamis (30/7/2020).(Baca juga : Kopassus Bersama Disdik DKI Berkomitmen Tingkatkan Kerja Sama Pendidikan )
Lihat Juga :