Ganjar Milenial Asah Kreativitas dan Kemandirian Anak Muda Sulsel
Jum'at, 25 Agustus 2023 - 09:06 WIB
loading...
Relawan GMC Sulsel mengadakan pelatihan pembuatan pot bunga bagi para pemuda di Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, Kamis (24/8/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Relawan Ganjar Milenial Center (GMC) Sulsel mengadakan pelatihan pembuatan pot bunga bagi para pemuda. Kegiatan ini dalam rangka menggali potensi kreativitsas anak muda Sulsel.
Mereka dilatih membuat pot bunga yang berasal dari botol plastik bekas alias tidak terpakai. “Hari ini kegiatan GMC Sulsel melakukan kegiatan pelatihan yang di mana pelatihan ini adalah pelatihan pembuatan pot bunga yang berasal dari botol plastik bekas,” kata Korwil GMC Sulsel Sarman Alamsyah di Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, Kamis (24/8/2023).
GMC Sulsel menggelar pelatihan karena ingin mengasah kreativitas para anak muda di Panakukang. “Harapan dengan mereka mengetahui dan punya skill berupa pembuatan pot bunga ini bisa bermanfaat untuk pribadinya nanti dan kalau sukur sukur bisa menjadi nilai ekonomis ke depannya,” lanjutnya.
Menurut Sarman, kegiatan ini terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo yang selalu menekankan anak muda harus bisa menguasai soft skill dan hard skill untuk menghadapi bonus demografi di tahun 2045.
Para peserta menjadi sangat antusias untuk mengikuti pelatihan yang diisi oleh pemateri bernama Nur Rahmat.
“Responsnya luar biasa. Bisa nambah lagi pengetahuan pemuda di sini,” tandasnya.
Mereka dilatih membuat pot bunga yang berasal dari botol plastik bekas alias tidak terpakai. “Hari ini kegiatan GMC Sulsel melakukan kegiatan pelatihan yang di mana pelatihan ini adalah pelatihan pembuatan pot bunga yang berasal dari botol plastik bekas,” kata Korwil GMC Sulsel Sarman Alamsyah di Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, Kamis (24/8/2023).
GMC Sulsel menggelar pelatihan karena ingin mengasah kreativitas para anak muda di Panakukang. “Harapan dengan mereka mengetahui dan punya skill berupa pembuatan pot bunga ini bisa bermanfaat untuk pribadinya nanti dan kalau sukur sukur bisa menjadi nilai ekonomis ke depannya,” lanjutnya.
Menurut Sarman, kegiatan ini terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo yang selalu menekankan anak muda harus bisa menguasai soft skill dan hard skill untuk menghadapi bonus demografi di tahun 2045.
Para peserta menjadi sangat antusias untuk mengikuti pelatihan yang diisi oleh pemateri bernama Nur Rahmat.
“Responsnya luar biasa. Bisa nambah lagi pengetahuan pemuda di sini,” tandasnya.
Lihat Juga :