TMMD Jadi Alternatif Percepatan Pembangunan di Daerah
Kamis, 30 Juli 2020 - 18:42 WIB
loading...
Kepala Penerangan Kodam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos . FOTO : IST
A
A
A
KUBU RAYA - Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa ke-108 oleh Kodam XII/Tanjungpura di Danti, Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Desa Beringin Rayo, Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang dan Desa Bangun Jaya, Balai Riam Kabupaten Sukamara dinyatakan selesai dan secara resmi ditutup.
Penutupan ditandai dengan penyerahan hasil pekerjaan TMMD oleh masing - masing Dansatgas TMMD kepada kepala daerah yang wilayahnya menjadi sasaran TMMD. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi penyebaran COVID-19 yang sampai saat ini masih berlangsung.
Kepala Penerangan Kodam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos mengatakan, pelaksanaan TMMD ke-108 yang berlangsung selama 30 hari sejak 30 Juni sampai dengan 29 Juli 2020 oleh Satgas TMMD Kodam XII/Tpr telah mencapai 100 persen.
"Berkat kemanunggalan Satgas TMMD dengan masyarakat seluruh pembangunan fisik maupun non fisik berhasil dilaksanakan tepat waktu, dan hari ini secara resmi ditutup," ujarnya Rabu (29/7/2020) dalam siaran pers yang diterima SINDOnews.
Menurut Kapendam program TMMD ke-108 merupakan salah satu upaya alternatif percepatan pembangunan di daerah dalam rangka mengejar ketertinggalan pembangunan di daerah tersebut, sehingga dapat sejajar dengan daerah lainnya.
Penutupan ditandai dengan penyerahan hasil pekerjaan TMMD oleh masing - masing Dansatgas TMMD kepada kepala daerah yang wilayahnya menjadi sasaran TMMD. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi penyebaran COVID-19 yang sampai saat ini masih berlangsung.
Kepala Penerangan Kodam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos mengatakan, pelaksanaan TMMD ke-108 yang berlangsung selama 30 hari sejak 30 Juni sampai dengan 29 Juli 2020 oleh Satgas TMMD Kodam XII/Tpr telah mencapai 100 persen.
"Berkat kemanunggalan Satgas TMMD dengan masyarakat seluruh pembangunan fisik maupun non fisik berhasil dilaksanakan tepat waktu, dan hari ini secara resmi ditutup," ujarnya Rabu (29/7/2020) dalam siaran pers yang diterima SINDOnews.
Menurut Kapendam program TMMD ke-108 merupakan salah satu upaya alternatif percepatan pembangunan di daerah dalam rangka mengejar ketertinggalan pembangunan di daerah tersebut, sehingga dapat sejajar dengan daerah lainnya.
Lihat Juga :