DPR Soroti Dwelling Time di Tanjung Perak yang Beratkan Pengusaha Ekspor-Impor
Kamis, 24 Agustus 2023 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
“Karena ada dugaan barang haram tersebut lolos dari Pelabuhan Tanjung Perak, wajar jika pemeriksaan diperketat. Bahkan ada informasi ditemukan juga Harley Davidson yang diduga bodong atau bermasalah di sana. Bagus itu, saya dukung ditindak semuanya. Tapi juga yang perlu diperhatikan, jangan sampai proses penindakan dan pencegahan yang sudah baik itu, justru jadi memperumit kegiatan pelaku usaha ekspor-impor lainnya,” kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (24/8/2023).
Untuk itu, Sahroni berharap pemeriksaan kontainer di pelabuhan dapat berjalan lebih cepat. Kesiapan aparat yang melakukan pengecekan di lapangan, hingga mekanisme kerja harus dilakukan dengan cara yang efektif.
Baca juga: Dua Kapal Terbakar di Tanjung Perak Surabaya, Salah Satunya Karam
Karena kecepatan pemeriksaan dan penegakkan aturan yang efisien di pelabuhan, juga merupakan concern Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Semua harus dikerjakan dengan cepat, gunakan mekanisme kerja yang efektif. Karena ini juga sejalan dengan keinginan Pak Presiden Jokowi, yang ingin urusan di pelabuhan itu cepat. Karena kalau tidak, yang rugi siapa? Pengusaha ekspor-impor, pengirim barang, penerima barang, masyarakat, bahkan negara. Jadi saya minta aparat di lapangan harus bisa semuanya sekaligus; cepat dan ketat,” desaknya.
Untuk itu, Sahroni berharap pemeriksaan kontainer di pelabuhan dapat berjalan lebih cepat. Kesiapan aparat yang melakukan pengecekan di lapangan, hingga mekanisme kerja harus dilakukan dengan cara yang efektif.
Baca juga: Dua Kapal Terbakar di Tanjung Perak Surabaya, Salah Satunya Karam
Karena kecepatan pemeriksaan dan penegakkan aturan yang efisien di pelabuhan, juga merupakan concern Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Semua harus dikerjakan dengan cepat, gunakan mekanisme kerja yang efektif. Karena ini juga sejalan dengan keinginan Pak Presiden Jokowi, yang ingin urusan di pelabuhan itu cepat. Karena kalau tidak, yang rugi siapa? Pengusaha ekspor-impor, pengirim barang, penerima barang, masyarakat, bahkan negara. Jadi saya minta aparat di lapangan harus bisa semuanya sekaligus; cepat dan ketat,” desaknya.
Lihat Juga :