Salmon, Anak Papua Korban Kekerasan KKB Kembali Bersekolah
Rabu, 23 Agustus 2023 - 08:03 WIB
loading...
Harapan Salmon Y.I Tepmul untuk bisa bersekolah kembali terwujud. Kini Salmon bisa mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar (SD) Negeri Holtekamp. Foto/Ist
A
A
A
JAYAPURA - Harapan Salmon Y.I Tepmul untuk bisa bersekolah kembali terwujud. Kini Salmon bisa mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar (SD) Negeri Holtekamp.
Salmon merupakan salah satu siswa putus sekolah sejak dua tahun lalu, pasca pembakaran kampung halamannya di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintan, Papua oleh kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
Salmon pun bercerita kalau dia merupakan salah satu korban kerusuhan Kiwirok pada September 2021 lalu. Saat itu dia bersekolah di SD Negeri dan duduk di kelas 3. Namun kerusuhan di tahun membuat dirinya dan puluhan anak anak menderita serta putus sekolah. “Saya punya raport terbakar. Jadi sekolah di sini tidak mau terima saya,” ujarnya, Rabu (23/8/2023).
Kerusuhan di kampung halamannya membuat Salmon mengungsi ke Distrik Oksibil. Untuk menghindari keganasan KKB Papua yang meneror distriknya. "Saya dengan keluarga mengungsi ke Oksibil dengan jalan kaki. Jalan dua hari dua malam. Tidak ada rumah lagi. Akhirnya saya ikut mama Rounne Vallery Walea ke Jayapura,” ujar Salmon.
Baca Juga: Lewat Tokoh Papua, KKB Egianus Kogoya Minta Jokowi Tarik Pasukan TNI
">Salmon merupakan salah satu siswa putus sekolah sejak dua tahun lalu, pasca pembakaran kampung halamannya di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintan, Papua oleh kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
Salmon pun bercerita kalau dia merupakan salah satu korban kerusuhan Kiwirok pada September 2021 lalu. Saat itu dia bersekolah di SD Negeri dan duduk di kelas 3. Namun kerusuhan di tahun membuat dirinya dan puluhan anak anak menderita serta putus sekolah. “Saya punya raport terbakar. Jadi sekolah di sini tidak mau terima saya,” ujarnya, Rabu (23/8/2023).
Kerusuhan di kampung halamannya membuat Salmon mengungsi ke Distrik Oksibil. Untuk menghindari keganasan KKB Papua yang meneror distriknya. "Saya dengan keluarga mengungsi ke Oksibil dengan jalan kaki. Jalan dua hari dua malam. Tidak ada rumah lagi. Akhirnya saya ikut mama Rounne Vallery Walea ke Jayapura,” ujar Salmon.
Baca Juga: Lewat Tokoh Papua, KKB Egianus Kogoya Minta Jokowi Tarik Pasukan TNI
Setibanya di Jayapura, Rounne Vallery Walea yang merupakan ibu angkat Salmon, berinisiatif menyekolahkan Salmon, namun karena raport dan berkas lainnya hangus terbakar maka kurang lebih dua tahun Salmon tidak sekolah.
Nasib Salom berubah, ketika bertemu seorang prajurit TNI. Saat itu, 9 Agustus 2023 seorang anggota TNI dari Kodam XVII/Cenderawasih sedang berolahraga. Namun hujan mengguyur kota Jayapura. Akhirnya sang prajurit berteduh di Kios Kasih Nit Meke milik Rounne dan bertemu Salmon yang merupakamln anak angkat dari pemilik kios Rounne Vallery Walea, melintas.
Salmon pun menceritakan semua kisah yang dialaminya kepada prajurit TNI tersebut. Mendengar cerita Salmon sang prajurit tersebut ini tergerak hatinya untuk membantu.