Dorong Peningkatan Gizi Keluarga, Potensi Pangan Lokal Solo Digalakkan
Kamis, 17 Agustus 2023 - 19:31 WIB
loading...
A
A
A
Perwakilan Pura Mangkunegara, Gusti Raden Ajeng (GRAj) Ancillasura Marina Sudjiwo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kota Solo dikenal dengan kekayaan budaya dan kulinernya. Namun belum banyak yang mengetahui bahwa ragam kuliner khas Kota Solo di mana menyimpan banyak cerita budaya hingga ragam nutrisi dan gizi yang baik bagi kesehatan.
"Kota Solo sering disebut disebut lokasi perjamuan yang menjadi incaran wisatawan untuk berburu makanan karena ragam kuliner yang hadir di kota ini. Seperti halnya pangan kerajaan yang ada di Mangkunegaran yang menyimpan makna dari setiap pangan yang dihidangkan, contohnya apem, ketan, kolak yang sarat akan filosofi,” ujarnya.
Baca juga: Inovasi Perbaikan Gizi
Apem adalah jajanan tradisional yang terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan telur, santan, gula dan sedikit garam. Kemudian adonan itu dibakar menggunakan tungku.
Jajanan apem ini biasanya disediakan di acara-acara tertentu di Mangkunegaran yang menandakan bahwa manusia memohon pengampunan. Sedangkan kolak berasal dari kata khalik, yaitu Sang Pencipta. Kolak ini isinya pisang kepok, yang jika orang Jawa bilang ben kapok (supaya kapok) sehingga bertobat.
Kemudian ketan merupakan sajian yang diharapkan dapat mempererat hubungan sesama manusia. Ini terlihat dari ketan yang lengket sehingga menyimbolkan hubungan yang erat antar sesama.
"Kota Solo sering disebut disebut lokasi perjamuan yang menjadi incaran wisatawan untuk berburu makanan karena ragam kuliner yang hadir di kota ini. Seperti halnya pangan kerajaan yang ada di Mangkunegaran yang menyimpan makna dari setiap pangan yang dihidangkan, contohnya apem, ketan, kolak yang sarat akan filosofi,” ujarnya.
Baca juga: Inovasi Perbaikan Gizi
Apem adalah jajanan tradisional yang terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan telur, santan, gula dan sedikit garam. Kemudian adonan itu dibakar menggunakan tungku.
Jajanan apem ini biasanya disediakan di acara-acara tertentu di Mangkunegaran yang menandakan bahwa manusia memohon pengampunan. Sedangkan kolak berasal dari kata khalik, yaitu Sang Pencipta. Kolak ini isinya pisang kepok, yang jika orang Jawa bilang ben kapok (supaya kapok) sehingga bertobat.
Kemudian ketan merupakan sajian yang diharapkan dapat mempererat hubungan sesama manusia. Ini terlihat dari ketan yang lengket sehingga menyimbolkan hubungan yang erat antar sesama.
Lihat Juga :