Jabar Masuk 3 Besar Provinsi Paling Rawan Politik Uang di Pemilu 2024
Senin, 14 Agustus 2023 - 11:09 WIB
loading...
A
A
A
Lolly mengaku, Jabar masuk dalam kerawanan tinggi politik uang. Alhasil, pemetaan tersebut harus menjadi atensi semua pihak.
”Tidak hanya Bawaslu, tapi pemerintah, seluruh pihak, termasuk partai politik, supaya menjaga, memastikan 2024 kita tidak tinggi angka penanganan pelanggaran politik uangnya,” ujarnya.
Baca Juga: Safari Politik Dinilai Wajar, Bawaslu Diharapkan Tak Tebang Pilih
Menurut Lolly, pencegahan dan penanganan politik uang ini bukan hanya sekadar tugas dari Bawaslu. Semua pihak, kata Lolly, harus ikut mengawal agar politik uang tidak terjadi di pemilu mendatang.
”Semua orang bertanggungjawab untuk tahu soal mitigasi ini, pemetaan ini, lalu punya upaya yang sama yang tepat untuk mencegahnya,” jelas Lolly.
Selain itu, Lolly juga menyoroti pelaku politik uang yang satu di antaranya adalah penyelenggara ad hoc. Temuan tersebut terjadi pada rentang 2019 hingga 2020 dan sudah ada putusan dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
”Tidak hanya Bawaslu, tapi pemerintah, seluruh pihak, termasuk partai politik, supaya menjaga, memastikan 2024 kita tidak tinggi angka penanganan pelanggaran politik uangnya,” ujarnya.
Baca Juga: Safari Politik Dinilai Wajar, Bawaslu Diharapkan Tak Tebang Pilih
Menurut Lolly, pencegahan dan penanganan politik uang ini bukan hanya sekadar tugas dari Bawaslu. Semua pihak, kata Lolly, harus ikut mengawal agar politik uang tidak terjadi di pemilu mendatang.
”Semua orang bertanggungjawab untuk tahu soal mitigasi ini, pemetaan ini, lalu punya upaya yang sama yang tepat untuk mencegahnya,” jelas Lolly.
Selain itu, Lolly juga menyoroti pelaku politik uang yang satu di antaranya adalah penyelenggara ad hoc. Temuan tersebut terjadi pada rentang 2019 hingga 2020 dan sudah ada putusan dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Lihat Juga :