Besok Pagi, Jamaah An-Nadzir Gelar Salat Idul Adha
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:18 WIB
loading...
A
A
A
Penetapan 1 Dzulhijjah tersebut diputuskan setelah melakukan pemantauan bulan oleh tim tujuh. Berdasarkan laporan pemantauan tim tujuh, terjadi pergantian bulan tanggal 19 Juli 2020 pukul 13.00 WITA. "Jadi terhitung 1 Dzulhijjah pada 20 Juli 2020. Sehingga pada tanggal 30 Juli 2020 sudah masuk 10 Dzulhijjah ," ungkapnya.
Keputusan Jamaah An-Nadzir kata Samir, juga dikuatkan melalui pengamatan terhadap sempurnanya purnama. Dia menjelaskan, pemantauan bulan tahap pertama dilihat pada purnama bulan. "Purnama itu kan pada 14, 15, 16. Di situ kita menemukannya. Ada semua tanda-tandanya," ujarnya.
Tahap terakhir katanya, jamaah atau tim tujuh melakukan pengamatan terhadap tanda-tanda atau fenomena alam, seperti angin, kilat, dan pasang air. (Baca juga: Curahan Hati Istri Dijual Suaminya untuk Layani Napsu Tetangga )
Jamaah An-Nadzir diketahui adalah kelompok organisasi Islam yang memiliki perkampungan di Jalan STPP Gowa, Romang Lompoa, Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Dari tinjauan Bahasa Arab, An-Nadzir memiliki makna pemberi peringatan, bukan hanya pengikutnya melainkan juga masyarakat umum.
Para Jamaah An-Nadzir sendiri memiliki pakaian khas berwarna hitam. Laki-laki memakai celak, sementara perempuan menggunakan cadar penutup muka dan jilbab besar. Ciri khas yang dimiliki jamaah An-Nadzir untuk mengikuti ajaran Rasulullah yaitu memanjangkan rambut dan berwarna pirang.
Keputusan Jamaah An-Nadzir kata Samir, juga dikuatkan melalui pengamatan terhadap sempurnanya purnama. Dia menjelaskan, pemantauan bulan tahap pertama dilihat pada purnama bulan. "Purnama itu kan pada 14, 15, 16. Di situ kita menemukannya. Ada semua tanda-tandanya," ujarnya.
Tahap terakhir katanya, jamaah atau tim tujuh melakukan pengamatan terhadap tanda-tanda atau fenomena alam, seperti angin, kilat, dan pasang air. (Baca juga: Curahan Hati Istri Dijual Suaminya untuk Layani Napsu Tetangga )
Jamaah An-Nadzir diketahui adalah kelompok organisasi Islam yang memiliki perkampungan di Jalan STPP Gowa, Romang Lompoa, Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Dari tinjauan Bahasa Arab, An-Nadzir memiliki makna pemberi peringatan, bukan hanya pengikutnya melainkan juga masyarakat umum.
Para Jamaah An-Nadzir sendiri memiliki pakaian khas berwarna hitam. Laki-laki memakai celak, sementara perempuan menggunakan cadar penutup muka dan jilbab besar. Ciri khas yang dimiliki jamaah An-Nadzir untuk mengikuti ajaran Rasulullah yaitu memanjangkan rambut dan berwarna pirang.
(eyt)
Lihat Juga :