Kisah Perwira Jepang Galau Mabuk Miras di Depan Bung Karno usai Kalah dari Sekutu

Selasa, 08 Agustus 2023 - 20:38 WIB
loading...
A A A
Kekalahan perang itu membuat pimpinan angkatan darat Jepang memutuskan tidak akan berbuat apa-apa selain menunggu tibanya tentara Sekutu di Indonesia. Mereka terikat perintah status quo dari Sekutu. "Mereka minum-minum sake untuk melupakan kesedihan," dikutip dari buku Sutan Sjahrir, Demokrat Sejati, Pejuang Kemanusiaan (2010).

Yoshio Nakatani, Shidokan atau supervisor surat kabar Asia Raya sekaligus juru bahasa pemerintah militer Dai Nippon, melukiskan kesedihan itu dalam sebuah laporan tertulis. Di rumah Otoshi Nisimura itu hadir juga Soekarno, Hatta, dan Laksamana Maeda.

"Para perwira Jepang mustahil mau menyinggung tentang menyerah kalahnya mereka, dan bersama-sama dengan itu melibatkan diri membantu persiapan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Lagi pula, mereka terikat perintah status quo dari Sekutu," tulis Nakatani.

Pada malam jelang 17 Agustus 1945 itu terjadi perdebatan keras antara pihak Indonesia dan Jepang. Pihak Indonesia usul sidang PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dilaksanakan 17 Agustus, dan sekaligus ditetapkan kemerdekaan. Usul kedua, deklarasi kemerdekaan dikumandangkan hari berikutnya, yakni 18 Agustus 1945, dan sidang PPKI diundur satu dua hari sesudahnya.

Baca juga: Ugal-ugalan di Jalan Pakai Strobo, Mobil Mewah Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Ditahan Polisi

Angkatan Darat Jepang menolak keras sekaligus ingin lepas tangan. Panglima tertinggi Jepang untuk Asia Tenggara Marsekal Terauchi sudah setuju menetapkan kemerdekaan, tapi tidak sebelum 28 Agustus 1945. "Perintah itu harga mati".

Pihak Indonesia merasa tidak mendapat jaminan dari Jepang, apakah hingga 28 Agustus 1945 situasi sosial politik, termasuk keamanan tetap terkendali. Sebab jawaban yang disampaikan para perwira angkatan darat Jepang terdengar angin-anginan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Kita Tak Akan...
Prabowo: Kita Tak Akan Merdeka Tanpa Jasa Petani
Anies Nyemplung saat...
Anies Nyemplung saat Lomba Tarik Tambang di Rakit: Harga Perjuangan yang Harus Dibayar
Wajah Baru Lapas Kelas...
Wajah Baru Lapas Kelas IIA Tangerang pada HUT Ke-80 Kemerdekaan RI
Perayaan Kemerdekaan,...
Perayaan Kemerdekaan, Warga Senang Lalu Lintas Lancar dan Polantas Siaga
Peringati HUT Ke-80...
Peringati HUT Ke-80 RI, Ratu Ageng Rekawati Santuni 730 Yatim dan Dhuafa
Antisipasi Macet, 9...
Antisipasi Macet, 9 Ribu Personel Dikerahkan Amankan Pesta Rakyat HUT Ke-80 RI di Monas
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Prabowo: Bung Karno...
Prabowo: Bung Karno Bukan Milik Satu Partai
Rekomendasi
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Berita Terkini
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Infografis
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved