Dialog Jaga Pangan, Kementan Hadirkan 2 Pengusaha Sukses Beri Motivasi Generasi Muda
Senin, 07 Agustus 2023 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
“Jika teman-teman ingin menjadi petani potensinya sangat besar,” katanya.
Nesia juga menyebutkan terkait masa depan income dari budidaya tersebut. Saat ini kata dia, pihaknya baru mengelola lahan seluas 30 hektare dan bisa menghasilkan Rp1,5 miliar sekali panen.
“Dibutuhkan inovasi dan kolaborasi, budidaya kami sudah didukung Kementan dan sudah dikenal luas,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, saat ini cabai Katokkong memiliki nilai jual yang tinggi yakni Rp50 per kilogram, satu pohon itu bisa menghasilkan 1 Kg dan bisa dipanen dalam jangka waktu 8 bulan.
Sementara itu, Itjen Kementan, Dr Jan S Maringka mengatakan, untuk menyuksekan program Kementerian Pertanian kita tidak dapat bekerja sendiri sendiri, perlu keterlibatan berbagai pihak.
“Peran aktif lingkungan sekitar sangat berperan penting keterlibatan tokoh agama, kaum perempuam dan generasi muda dalam pembangunan sektor pertanian untuk bersama-sama Menjaga Ketahanan Pangan Mewujudkan Kedaulatan Pangan,” katanya.
Dialog Jaga Pangan itu menghadirkan narasumber dari berbagai pihak di antaranya Pdt. Adrie O Masie; Ketua PGI wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara, Putri Khairunnisa; Ketua Umum KNPI, Rizki Bayu Pradana; Owner SRR Farm, Canesia Aisah Jeannonaveva SP dan Lana T Koentjoro; Ketua DPP PMI, Prof Rismaneswati, dan Wadekan Perencanaan Sumber Daya dan Alumni FP Unhas dan dihadiri oleh GMKI dan KNPI se-Sulawesi.
Nesia juga menyebutkan terkait masa depan income dari budidaya tersebut. Saat ini kata dia, pihaknya baru mengelola lahan seluas 30 hektare dan bisa menghasilkan Rp1,5 miliar sekali panen.
“Dibutuhkan inovasi dan kolaborasi, budidaya kami sudah didukung Kementan dan sudah dikenal luas,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, saat ini cabai Katokkong memiliki nilai jual yang tinggi yakni Rp50 per kilogram, satu pohon itu bisa menghasilkan 1 Kg dan bisa dipanen dalam jangka waktu 8 bulan.
Sementara itu, Itjen Kementan, Dr Jan S Maringka mengatakan, untuk menyuksekan program Kementerian Pertanian kita tidak dapat bekerja sendiri sendiri, perlu keterlibatan berbagai pihak.
“Peran aktif lingkungan sekitar sangat berperan penting keterlibatan tokoh agama, kaum perempuam dan generasi muda dalam pembangunan sektor pertanian untuk bersama-sama Menjaga Ketahanan Pangan Mewujudkan Kedaulatan Pangan,” katanya.
Dialog Jaga Pangan itu menghadirkan narasumber dari berbagai pihak di antaranya Pdt. Adrie O Masie; Ketua PGI wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara, Putri Khairunnisa; Ketua Umum KNPI, Rizki Bayu Pradana; Owner SRR Farm, Canesia Aisah Jeannonaveva SP dan Lana T Koentjoro; Ketua DPP PMI, Prof Rismaneswati, dan Wadekan Perencanaan Sumber Daya dan Alumni FP Unhas dan dihadiri oleh GMKI dan KNPI se-Sulawesi.
(shf)
Lihat Juga :