Festival Tahunan Kopi Manggarai Perkuat Ekosistem UMKM
Minggu, 06 Agustus 2023 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Vinsen, kolaborasi seluruh stakeholder dan partisipasi masyarakat akan memberi kontribusi untuk pembangunan daerah.
Bupati Manggarai, Herybertus GL Nabit berharap penyelenggaraan event memberi dampak bagi para pelaku UMKM, hotel, kuliner, dan pelaku usaha lainnya sehingga terjadi peningkatan ekonomi. Selain itu penyelenggaraan event juga dapat memberi tambahan hiburan bagi masyarakat.
Baca juga: Tujuh Niang Mengisahkan Kehidupan Orang Manggarai
"Festival Kopi selama 3 hari ke depan ini bukan hanya akan berdampak baik bagi penjualan produk UMKM yang hadir di venue, tetapi juga pada okupansi hotel dan penginapan, sentra kuliner, dan juga sentra oleh-oleh yang ada di Ruteng. Saya berharap penyelenggaraan Festival Kopi ini dapat secara maksimal dimanfaatkan oleh para pelaku usaha yang ada di Kota Ruteng dan sekaligus memberi hiburan bagi masyarakat," ungkap Hery.
Penyelenggaraan festival sebagai event tahunan daerah secara berkelanjutan kedepannya diharapkan akan dapat membentuk ekosistem event khas daerah.
Khususnya Festival Kopi yang pada event kali ini juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) dengan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Arabika Flores Bajawa (MPIG-AFB). Kerja sama ini terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang kepariwisataan melalui pengelolaan komoditas unggulan kopi di NTT.
Bupati Manggarai, Herybertus GL Nabit berharap penyelenggaraan event memberi dampak bagi para pelaku UMKM, hotel, kuliner, dan pelaku usaha lainnya sehingga terjadi peningkatan ekonomi. Selain itu penyelenggaraan event juga dapat memberi tambahan hiburan bagi masyarakat.
Baca juga: Tujuh Niang Mengisahkan Kehidupan Orang Manggarai
"Festival Kopi selama 3 hari ke depan ini bukan hanya akan berdampak baik bagi penjualan produk UMKM yang hadir di venue, tetapi juga pada okupansi hotel dan penginapan, sentra kuliner, dan juga sentra oleh-oleh yang ada di Ruteng. Saya berharap penyelenggaraan Festival Kopi ini dapat secara maksimal dimanfaatkan oleh para pelaku usaha yang ada di Kota Ruteng dan sekaligus memberi hiburan bagi masyarakat," ungkap Hery.
Penyelenggaraan festival sebagai event tahunan daerah secara berkelanjutan kedepannya diharapkan akan dapat membentuk ekosistem event khas daerah.
Khususnya Festival Kopi yang pada event kali ini juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) dengan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Arabika Flores Bajawa (MPIG-AFB). Kerja sama ini terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang kepariwisataan melalui pengelolaan komoditas unggulan kopi di NTT.
Lihat Juga :