Waspadai Klaster Rumah Mewah

Rabu, 29 Juli 2020 - 14:04 WIB
loading...
Waspadai Klaster Rumah...
Para petugas mengirimkan jatah makanan bagi warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah.FOTO : SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Kawasan elit dan rumah-rumah mewah menjadi perhatian khusus dalam penanganan COVID-19 . Mereka harus patuh aturan isolasi mandiri dengan protokol yang diterapkan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta kepada warga yang terkonfirmasi COVID-19, baik yang tinggal di perumahan elit maupun yang tinggal di rumah besar untuk tetap melakukan isolasi mandiri di tempat yang terpisah dengan anggota keluarganya.

Berdasarkan data terbaru, tren penyebaran kasus COVID-19 saat ini banyak ditemukan di perumahan-perumahan elit atau rumah besar. Meskipun pasien itu sudah isolasi mandiri di dalam rumah, tapi ternyata dia masih menyebarkan ke anggota keluarganya.

“Sering kali pasien menyampaikan saya isolasi mandiri karena rumah besar. Saya bisa mandiri. Kenyataannya dari data yang saya baca, itu banyak yang tinggal di rumah besar, tetapi akhirnya satu keluarga terkena semuanya,” kata Risma ketika ditemui di Balai Kota, Rabu (29/7/2020).

Dia melanjutkan, tidak semua orang memiliki kondisi dan kekebalan tubuh yang sama. Itulah mengapa Risma meminta agar orang yang pertama positif COVID-19 langsung berpindah tempat untuk isolasi mandiri. Baik isolasi di Hotel Asrama Haji maupun tempat karantina lain yang dirasa aman.

“Makanya sekarang saya berusaha bagaimana kami bisa merayu untuk yang pasien pertama positif bisa isolasi mandiri,” jelasnya. (Baca juga : Aklamasi, Syahputra Pimpin GP Ansor Karang Pilang )

Presiden UCLG Aspac itu mencontohkan misalnya di dalam rumah terdapat anak-anak atau lansia yang juga rentan terhadap penularan. Meskipun secara fisik sudah tidak ada kontak, namun jika tetap tinggal dalam satu rumah, resikonya dinilai masih cukup besar.

“Tapi kadang bagaimana dengan pakaian kotor. Akhirnya satu keluarga tertular semua. Permasalahannya ada yang kuat, ada yang bayi, ada yang masih anak-anak. ini akan berputar terus dalam satu keluarga itu,” ungkapnya.

Jika rantai penularan di dalam rumah tidak diputus, maka dikhawatirkan akan terus berputar antar keluarga yang berada di rumah itu. Pihaknya benar-benar berharap agar pasien mau untuk melakukan isolasi mandiri di tempat terpisah dengan keluarga mereka.

“Misalnya anaknya negatif, ibunya positif tertular lagi begitu seterusnya. Karena itu saya mohon sekali lagi pasien yang pertama positif untuk isolasi supaya keluarga lainnya tidak tertular,” imbuhnya.(Baca juga : Mantab, PT PAL Selesaikan Pengerjaan Kapal Selam Nagapasa Class )

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita menambahkan berdasarkan data terbaru per hari ini, pasien yang sembuh terus meningkat, hingga saat ini angka komulatif kesembuhan sebanyak 5.001 orang. Sementara untuk pasien yang rawat jalan berjumlah 1.371 orang. “Untuk rawat inap 1.174 dan tamu Hotel Asrama Haji saat ini 248 orang,” katanya.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepemimpinan Jokowi...
Kepemimpinan Jokowi Bantu Kepala Daerah Tangani COVID-19
Pabrik Jamu Corona Palsu...
Pabrik Jamu Corona Palsu Dibongkar BPOM Semarang, Bisa Bikin Wajah Bulat
15 Kecamatan di Kabupaten...
15 Kecamatan di Kabupaten Blitar Nihil Kasus Positif COVID-19
2 Atlet PON Kontingen...
2 Atlet PON Kontingen Jawa Timur Positif COVID-19, Selengkapnya di iNews Room
Hari Ini Kasus COVID-19...
Hari Ini Kasus COVID-19 di Bali Pecahkan Hatrick
Alarm Tanda Bahaya!...
Alarm Tanda Bahaya! COVID-19 di Kota Batam Sudah Tembus 20 Ribu Kasus
Update Covid-19: Terkonfirmasi...
Update Covid-19: Terkonfirmasi Positif 243 Orang, Kasus Aktif Tembus 2.204
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
5 Rekomendasi Tempat...
5 Rekomendasi Tempat Wisata Sejuk di Kota Surabaya
Rekomendasi
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Berita Terkini
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Infografis
Waspadai Penyakit yang...
Waspadai Penyakit yang Rentan Menyerang saat Mudik Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved