Fakta-fakta Insiden Sultan Terjerat Kabel Optic di Jaksel hingga Tulang Tenggorokan Putus
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
Bali Towerindo menilai insiden yang menimpa Sultan bukan karena kelalaian pihaknya, tetapi murni kecelakaan. "Hal ini juga diperkuat dengan laporan kecelakaan lalu lintas pada 7 Januari 2023 yang menyatakan kejadian itu merupakan kecelakaan tunggal," kata Maqdir.
"Untuk banyak orang mungkin Rp2 miliar itu kecil, bahkan itu juga besar. Apa yang disampaikan ini betul-betul sebagai bentuk empati dari kawan-kawan di Bali Towerindo," kata Maqdir.
Hanya, kata dia, pada pertemuan pertama 23 Mei 2023 pihak keluarga Sultan meminta uang kompensasi sebesar Rp5 miliar, ditambah penggantian biaya perawatan Sultan. Sementara dari awal kesanggupan Bali Towerindo hanya Rp2 miliar dan biaya pengobatan.
Penawaran itu buntu karena keluarga Sultan tidak mau menyampaikan bukti-bukti. Sehingga pada pertemuan selanjutnya, pihak keluarga Sultan menambah uang kompensasi menjadi Rp10 miliar. Atas hal itulah hingga kini belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak.
"Mereka juga meminta jaminan biaya pengobatan sampai sembuh total dengan melakukan pengobatan di Paris, serta ganti kerugian material dan immaterial hingga Rp10 miliar," ucapnya.
5. Bali Towerindo Diminta Uang Kompensasi Rp10 Miliar
PT Bali Towerindo Sentra mengklaim fakta lain di balik bantuan uang kompensasi yang hendak ditawarkan kepada keluarga Sultan Rifat. Kuasa Hukum PT Bali Towerindo Maqdir Ismail mengatakan uang Rp2 miliar yang ditawarkan sebenarnya bentuk empati kepada korban."Untuk banyak orang mungkin Rp2 miliar itu kecil, bahkan itu juga besar. Apa yang disampaikan ini betul-betul sebagai bentuk empati dari kawan-kawan di Bali Towerindo," kata Maqdir.
Hanya, kata dia, pada pertemuan pertama 23 Mei 2023 pihak keluarga Sultan meminta uang kompensasi sebesar Rp5 miliar, ditambah penggantian biaya perawatan Sultan. Sementara dari awal kesanggupan Bali Towerindo hanya Rp2 miliar dan biaya pengobatan.
Penawaran itu buntu karena keluarga Sultan tidak mau menyampaikan bukti-bukti. Sehingga pada pertemuan selanjutnya, pihak keluarga Sultan menambah uang kompensasi menjadi Rp10 miliar. Atas hal itulah hingga kini belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak.
"Mereka juga meminta jaminan biaya pengobatan sampai sembuh total dengan melakukan pengobatan di Paris, serta ganti kerugian material dan immaterial hingga Rp10 miliar," ucapnya.
(thm)
Lihat Juga :