Dampak Kemarau, Warga Puncak Bogor Kesulitan Air Bersih
Kamis, 03 Agustus 2023 - 10:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 2.554 Warga Cibungbulang Bogor Terdampak Kekeringan
Diketahui, wilayah Puncak Bogor sejak beberapa pekan dilanda kemarau. Bahkan kejadian langka terlibat di aliran Sungai Ciliwung Bendung Katulampa. Tinggi muka air di sana menurun drastis mencapai titik terendah hingga di angka 0 cm.
Kepala Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Citeko, Fatuhri Syabani sebelumnya menyebutkan, curah hujan di kawasan Puncak memang sangat rendah beberapa pekan terakhir. Hal itu menyebabkan debit air di aliran Sungai Ciliwung yang melintasi Bendung Katulampa, menurun drastis.
Kata dia, wilayah Bogor memang sudah memasuki musim kemarau. Walaupun Kota Bogor dan Puncak dikenal tidak ada perbedaan antara musim hujan dan kemarau, tapi dampak berkurangnya curah hujan cukup memengaruhi pasokan air.
Sedianya, musim kemarau akan mencapai puncaknya pada Agustus-September 2023. Tetapi, kondisi tersebut masih dapat berubah atau meleset.
Diketahui, wilayah Puncak Bogor sejak beberapa pekan dilanda kemarau. Bahkan kejadian langka terlibat di aliran Sungai Ciliwung Bendung Katulampa. Tinggi muka air di sana menurun drastis mencapai titik terendah hingga di angka 0 cm.
Kepala Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Citeko, Fatuhri Syabani sebelumnya menyebutkan, curah hujan di kawasan Puncak memang sangat rendah beberapa pekan terakhir. Hal itu menyebabkan debit air di aliran Sungai Ciliwung yang melintasi Bendung Katulampa, menurun drastis.
Kata dia, wilayah Bogor memang sudah memasuki musim kemarau. Walaupun Kota Bogor dan Puncak dikenal tidak ada perbedaan antara musim hujan dan kemarau, tapi dampak berkurangnya curah hujan cukup memengaruhi pasokan air.
Sedianya, musim kemarau akan mencapai puncaknya pada Agustus-September 2023. Tetapi, kondisi tersebut masih dapat berubah atau meleset.
(thm)
Lihat Juga :