Studi Terbaru, Hampir 18 Ribu Pasien Kanker di Inggris Terancam Meninggal
Rabu, 29 April 2020 - 17:48 WIB
loading...
A
A
A
Fakta bahwa orang enggan menghubungi petugas medis karena takut tertular virus Corona bahkan jika mereka memiliki beberapa gejala yang mengkhawatirkan juga berperan. Sebuah jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan bahwa sekitar 10 persen orang tidak akan menghubungi dokter umum mereka bahkan jika mereka memiliki benjolan atau tahi lalat baru yang tidak hilang setelah seminggu.
Sepertiga responden umumnya khawatir mencari bantuan selama epidemi. Menurut para ilmuwan, fakta ini juga dapat berdampak pada tingkat kematian yang diproyeksikan, terutama di antara pasien kanker.
Perkembangan ini mendorong National Health Service (NHS) untuk meluncurkan kampanye mendesak orang-orang dengan potensi penyakit serius untuk mencari bantuan dan menyambangi rumah sakit jika diperlukan.
Direktur Klinis NHS untuk kanker, Profesor Peter Johnson, juga meminta pasien untuk menghubungi petugas medis dan menunjuk ke pusat kanker COVID-free yang menyediakan pengobatan yang diperlukan di 19 daerah di seluruh Inggris.
Sementara itu menurut Johns Hopkins University jumlah kasus virus Corona yang dikonfirmasi di Inggris telah mencapai 162.350. Lebih dari 21.700 orang tewas dari COVID-19 secara nasional.
Sepertiga responden umumnya khawatir mencari bantuan selama epidemi. Menurut para ilmuwan, fakta ini juga dapat berdampak pada tingkat kematian yang diproyeksikan, terutama di antara pasien kanker.
Perkembangan ini mendorong National Health Service (NHS) untuk meluncurkan kampanye mendesak orang-orang dengan potensi penyakit serius untuk mencari bantuan dan menyambangi rumah sakit jika diperlukan.
Direktur Klinis NHS untuk kanker, Profesor Peter Johnson, juga meminta pasien untuk menghubungi petugas medis dan menunjuk ke pusat kanker COVID-free yang menyediakan pengobatan yang diperlukan di 19 daerah di seluruh Inggris.
Sementara itu menurut Johns Hopkins University jumlah kasus virus Corona yang dikonfirmasi di Inggris telah mencapai 162.350. Lebih dari 21.700 orang tewas dari COVID-19 secara nasional.
(don)
Lihat Juga :