Studi Terbaru, Hampir 18 Ribu Pasien Kanker di Inggris Terancam Meninggal

Rabu, 29 April 2020 - 17:48 WIB
loading...
Studi Terbaru, Hampir...
Foto/Ilustrasi
A A A
LONDON - Pemerintah Inggris saat ini telah mengerahkan semua upaya untuk memerangi epidemi virus Corona. Namun di balik itu semua bahaya baru mengintai, hampir 18 ribu jiwa terancam melayang akibat kanker karena kurangnya diagnosa dan perawatan. Begitu bunyi peringatan dari hasil studi terbaru.

Penelitian bersama oleh University College London (UCL) dan Pusat Penelitian Data Kesehatan untuk Kanker (DATA-CAN) menunjukkan bahwa penundaan dalam mendiagnosis dan mengobati kanker dapat membahayakan peluang bertahan hidup ribuan orang di Inggris.

Para ilmuwan menganalisis data dari lebih dari 3,5 juta pasien dan menemukan bahwa wabah COVID-19 secara tidak langsung dapat menyebabkan lebih dari 17.900 kematian tambahan akibat kanker dalam setahun, termasuk 6.270 kasus fatal pada pasien kanker yang baru didiagnosis.

Studi itu mengatakan penurunan rata-rata dalam rujukan diagnosis kanker dini telah mencapai 76 persen, seraya menambahkan bahwa kehadiran kemoterapi di Inggris juga telah turun 60 persen.

“Ada banyak faktor yang beroperasi di sini, termasuk perubahan yang cepat pada diagnosis dan protokol perawatan, tindakan jarak sosial, perubahan perilaku orang dalam mencari perhatian medis, dan dampak ekonomi COVID-19, serta kematian akibat infeksi COVID-19,” kata Profesor Harry Hemingway, penulis senior studi ini dan direktur institut informatika kesehatan UCL seperti dilansir dari Russia Today, Rabu (29/04/2020).

Fakta bahwa orang enggan menghubungi petugas medis karena takut tertular virus Corona bahkan jika mereka memiliki beberapa gejala yang mengkhawatirkan juga berperan. Sebuah jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan bahwa sekitar 10 persen orang tidak akan menghubungi dokter umum mereka bahkan jika mereka memiliki benjolan atau tahi lalat baru yang tidak hilang setelah seminggu.

Sepertiga responden umumnya khawatir mencari bantuan selama epidemi. Menurut para ilmuwan, fakta ini juga dapat berdampak pada tingkat kematian yang diproyeksikan, terutama di antara pasien kanker.

Perkembangan ini mendorong National Health Service (NHS) untuk meluncurkan kampanye mendesak orang-orang dengan potensi penyakit serius untuk mencari bantuan dan menyambangi rumah sakit jika diperlukan.

Direktur Klinis NHS untuk kanker, Profesor Peter Johnson, juga meminta pasien untuk menghubungi petugas medis dan menunjuk ke pusat kanker COVID-free yang menyediakan pengobatan yang diperlukan di 19 daerah di seluruh Inggris.

Sementara itu menurut Johns Hopkins University jumlah kasus virus Corona yang dikonfirmasi di Inggris telah mencapai 162.350. Lebih dari 21.700 orang tewas dari COVID-19 secara nasional.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNA Inggris Buronan...
WNA Inggris Buronan Interpol Ditangkap di Bali
Mengenalkan Study UK...
Mengenalkan Study UK di MRT Jakarta untuk Generasi Muda Urban
Pramono Pastikan Kasus...
Pramono Pastikan Kasus Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta
Warga Kabupaten Bandung...
Warga Kabupaten Bandung Barat Positif Virus Hanta usai Digigit Tikus Ciwidey
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Rekomendasi
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Puluhan Ribu Dokter...
Puluhan Ribu Dokter Muda di Inggris Mogok Kerja 3 Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved