Berkat E-Makaryo yang Diinisiasi Ganjar, Pekerja Bengkel Ini Wujudkan Mimpi Jadi Guru SMK
Selasa, 01 Agustus 2023 - 20:29 WIB
loading...
A
A
A
"Setelah di bagian produksi, tahun ajaran baru ini saya diangkat menjadi guru. Saya tidak menyangka akan menjadi guru, tapi Alhamdulillah perantara E-Makaryo ini saya bisa kerja," ceritanya.
Kemudahan mendapatkan pekerjaan lewat E-Makaryo juga dialami Syahid Sidiq, warga asli Kebumen. Dia kini menjabat mandor produksi sosis Azler di daerah Bergas, Kabupaten Semarang.
"Setelah lulus dari kuliah di Yogyakarta 2022 saya sudah ratusan mengajukan lamaran pekerjaan di semua platform yang ada. Tapi ternyata di Jateng ada E-Makaryo," katanya.
Syahid berterima kasih kepada Ganjar Pranowo yang berupaya maksimal membantu warga untuk mendapatkan pekerjaan. Syahid pun mengapresiasi aplikasi E-Makaryo yang menurutnya sangat memudahkan pencari kerja.
"Menurut saya mampu mengurangi angka pengangguran. Gak perlu fotokopi, kemana-mana bawa amplop. Karena full online. Di sini, saya merasa Pak Ganjar sosok pemimpin yang memperhatikan wong cilik. Saya juga kaget di Jateng ada aplikasi ini. Pak Ganjar memikirkan warganya untuk akses cari pekerjaan," tandasnya.
Sementara itu Ganjar memaparkan, berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jateng, sebanyak 915 perusahaan penyedia kerja hadir di E-Makaryo. Hingga kini, aplikasi yang dirilis pada Agustus 2019 lalu itu telah menjaring ribuan tenaga kerja.
Kemudahan mendapatkan pekerjaan lewat E-Makaryo juga dialami Syahid Sidiq, warga asli Kebumen. Dia kini menjabat mandor produksi sosis Azler di daerah Bergas, Kabupaten Semarang.
"Setelah lulus dari kuliah di Yogyakarta 2022 saya sudah ratusan mengajukan lamaran pekerjaan di semua platform yang ada. Tapi ternyata di Jateng ada E-Makaryo," katanya.
Syahid berterima kasih kepada Ganjar Pranowo yang berupaya maksimal membantu warga untuk mendapatkan pekerjaan. Syahid pun mengapresiasi aplikasi E-Makaryo yang menurutnya sangat memudahkan pencari kerja.
"Menurut saya mampu mengurangi angka pengangguran. Gak perlu fotokopi, kemana-mana bawa amplop. Karena full online. Di sini, saya merasa Pak Ganjar sosok pemimpin yang memperhatikan wong cilik. Saya juga kaget di Jateng ada aplikasi ini. Pak Ganjar memikirkan warganya untuk akses cari pekerjaan," tandasnya.
Sementara itu Ganjar memaparkan, berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jateng, sebanyak 915 perusahaan penyedia kerja hadir di E-Makaryo. Hingga kini, aplikasi yang dirilis pada Agustus 2019 lalu itu telah menjaring ribuan tenaga kerja.
Lihat Juga :