1,6 Juta ASN Dialokasikan untuk Tenaga Pengajar dan Penyuluh Desa
Rabu, 29 Juli 2020 - 06:38 WIB
loading...
A
A
A
Tjahjo menyebutkan, jumlah ASN di Indonesia saat ini hampir mencapai 4,3 juta orang, dimana 70 persennya ada di pemerintah daerah. Dari jumlah itu, 1,6 juta diantaranya adalah tenaga administrasi.
“Penataan per bulan Juli ini sudah mencapai 60%. Mudah-mudahan target merubah pola pikir struktural ke fungsional bisa selesai Desember 2020. Ini semangatnya adalah penyederhanaan birokrasi,” tandasnya.
Ia menambahkan, pemerintah saat ini mulai mencermati jumlah 1,6 juta pegawai tersebut. Dimana 700 ribu diantaranya akan dialokasikan untuk tenaga pengajar dan saat ini sudah dipersiapkan oleh Kemen PAN RB, Kemendikbud, Kemendagri dan Kemenkeu.
(Baca juga: Swab Mandiri, Wakil Wali Kota Solo Telah Negatif COVID-19 )
Selain itu, 260 ribu untuk kebutuhan tenaga kesehatan (dokter, perawat dan bidan) serta 80-an ribu tenaga penyuluh di desa. “Birokrasi di Pemerintahan (pemda, lembega dan kementerian) dinilai terlalu gemuk, lamban dan sumberdaya manusianya mesti diupgrade,” tegasnya.
“Penataan per bulan Juli ini sudah mencapai 60%. Mudah-mudahan target merubah pola pikir struktural ke fungsional bisa selesai Desember 2020. Ini semangatnya adalah penyederhanaan birokrasi,” tandasnya.
Ia menambahkan, pemerintah saat ini mulai mencermati jumlah 1,6 juta pegawai tersebut. Dimana 700 ribu diantaranya akan dialokasikan untuk tenaga pengajar dan saat ini sudah dipersiapkan oleh Kemen PAN RB, Kemendikbud, Kemendagri dan Kemenkeu.
(Baca juga: Swab Mandiri, Wakil Wali Kota Solo Telah Negatif COVID-19 )
Selain itu, 260 ribu untuk kebutuhan tenaga kesehatan (dokter, perawat dan bidan) serta 80-an ribu tenaga penyuluh di desa. “Birokrasi di Pemerintahan (pemda, lembega dan kementerian) dinilai terlalu gemuk, lamban dan sumberdaya manusianya mesti diupgrade,” tegasnya.
Lihat Juga :