Rumah Pengurus Diteror Bom Molotov di Bogor, Ini Instruksi PDIP ke Kader
Selasa, 28 Juli 2020 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
Tak puas dengan kondisi itu, ia pun ingin memastikan dengan mendatangi kediaman rumah adiknya yang kebetulan bersebelahan. Setelah diperiksa lagi, ternyata kaca jendela rumahnya pecah dan terdapat bekas kebakaran.
Beruntung, dalam kejadian tak ada korban jiwa dalam kejadian pagi tersebut. Namun, kaca jendela depan rumah pecah serta sejumlah kendaraan seperti bagian belakang mobil dan selang motor rusak. (Baca juga: Lima Kota di Jakarta Kembali Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19)
"Jadi ada tiga bom molotov yang dilemparkan ke depan rumah yang juga kantor pengurus anak cabang (PAC) Megemandung ini yang 1 enggak pecah yang 2 meledak. Terbakar motor sedikit. 2 lagi di depan garasi itu," ujar pria berambut panjang itu.
Ia mengaku bahwa kejadian ini baru pertama kali terjadi. Bahkan sebelumnya tidak ada masalah ataupun ancaman dari warga sekitar. Untuk mengetahui pelaku teror yang menggunakan bahan peledak diduga bom molotov itu, dirinya langsung melaporkan ke Polsek Megamendung untuk melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi.
Meski demikian, pihaknya mengimbau kepada kader, khususnya pengurus PAC Megamendung untuk tenang dan menunggu hasil penyelidikan kepolisian dalam menyikapi teror tersebut. "Masih diperiksa polisi dan motifnya itu saya enggak tahu itu bagian polisi," tukasnya.
Beruntung, dalam kejadian tak ada korban jiwa dalam kejadian pagi tersebut. Namun, kaca jendela depan rumah pecah serta sejumlah kendaraan seperti bagian belakang mobil dan selang motor rusak. (Baca juga: Lima Kota di Jakarta Kembali Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19)
"Jadi ada tiga bom molotov yang dilemparkan ke depan rumah yang juga kantor pengurus anak cabang (PAC) Megemandung ini yang 1 enggak pecah yang 2 meledak. Terbakar motor sedikit. 2 lagi di depan garasi itu," ujar pria berambut panjang itu.
Ia mengaku bahwa kejadian ini baru pertama kali terjadi. Bahkan sebelumnya tidak ada masalah ataupun ancaman dari warga sekitar. Untuk mengetahui pelaku teror yang menggunakan bahan peledak diduga bom molotov itu, dirinya langsung melaporkan ke Polsek Megamendung untuk melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi.
Meski demikian, pihaknya mengimbau kepada kader, khususnya pengurus PAC Megamendung untuk tenang dan menunggu hasil penyelidikan kepolisian dalam menyikapi teror tersebut. "Masih diperiksa polisi dan motifnya itu saya enggak tahu itu bagian polisi," tukasnya.
Lihat Juga :