Positif COVID-19, Perawat di Puskesmas Manyar Meninggal
Selasa, 28 Juli 2020 - 18:53 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jatim, Nursalam mengaku, sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi. Selain faktor kurang waspada dalam melindungi diri saat memberikan pelayanan kesehatan, hal ini terjadi juga akibat kurangnya perhatian dari pemerintah.
"Hingga saat ini total perawat di Jatim, yang meninggal akibat COVID-19 mencapai sebanyak 17 orang. Untuk bulan Juli saja, ada enam perawat yang meninggal. Kali ini kita kehilangan perawat senior di Puskesmas Manyar," ujarnya.
Penghormatan terakhir diberikan para tenaga medis, saat prosesi pemakaman almarhum Didiek Hari Susanto. Para tenaga medis berdiri berjajar, saat jenazah perawat senior tersebut keluar dari Rumah Sakit Ibnu Sina, menuju pemakaman.
"Hingga saat ini total perawat di Jatim, yang meninggal akibat COVID-19 mencapai sebanyak 17 orang. Untuk bulan Juli saja, ada enam perawat yang meninggal. Kali ini kita kehilangan perawat senior di Puskesmas Manyar," ujarnya.
Penghormatan terakhir diberikan para tenaga medis, saat prosesi pemakaman almarhum Didiek Hari Susanto. Para tenaga medis berdiri berjajar, saat jenazah perawat senior tersebut keluar dari Rumah Sakit Ibnu Sina, menuju pemakaman.
(eyt)
Lihat Juga :