Bela Ibu dari Amukan Anak Bersenjata Pisau, Ayah dan Kakak Kandung Bunuh Pelaku
Selasa, 25 Juli 2023 - 17:25 WIB
loading...
A
A
A
"Kepada warga yang datang, pelaku SR dan TR mengatakan bahwa korban meninggal bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke lehernya. Lalu melapor ke Polresta Bandar Lampung," pungkasnya.
Sebelumnya, seorang ayah dan anak di Bandarlampung ditangkap polisi. Keduanya ditangkap usai menganiaya hingga mengakibatkan anaknya berinisial SH (30) meninggal dunia.
Pengungkapan kasus itu berawal dari Satreskrim Polresta Bandar Lampung menerima laporan masyarakat adanya peristiwa bunuh diri pada Minggu (23/7/2023) sekitar pukul 06.30 WIB.
Usai menerima laporan tersebut, personel mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi.
"Melihat bagian tusukan yang ada pada tubuh korban, kami mendalami itu dengan hasil visum. Lalu ada perbedaan informasi yang kami dapatkan, kami lakukan pengembangan kembali," ujar Kapolresta.
Ino menuturkan, setelah dilakukan pengembangan dan hasil interogasi saksi yang di antaranya ayah kandung, kakak laki-laki korban, ibunya dan saksi-saksi lainnya.
"Dari hasil pemeriksaan kami lakukan kecocokan 1 dengan keterangan lainnya. Kami simpulkan ini bukan kasus bunuh diri, tapi penganiayaan secara bersama-sama hingga menghilangkan nyawa orang lain," kata Ino.
Sebelumnya, seorang ayah dan anak di Bandarlampung ditangkap polisi. Keduanya ditangkap usai menganiaya hingga mengakibatkan anaknya berinisial SH (30) meninggal dunia.
Pengungkapan kasus itu berawal dari Satreskrim Polresta Bandar Lampung menerima laporan masyarakat adanya peristiwa bunuh diri pada Minggu (23/7/2023) sekitar pukul 06.30 WIB.
Usai menerima laporan tersebut, personel mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi.
"Melihat bagian tusukan yang ada pada tubuh korban, kami mendalami itu dengan hasil visum. Lalu ada perbedaan informasi yang kami dapatkan, kami lakukan pengembangan kembali," ujar Kapolresta.
Ino menuturkan, setelah dilakukan pengembangan dan hasil interogasi saksi yang di antaranya ayah kandung, kakak laki-laki korban, ibunya dan saksi-saksi lainnya.
"Dari hasil pemeriksaan kami lakukan kecocokan 1 dengan keterangan lainnya. Kami simpulkan ini bukan kasus bunuh diri, tapi penganiayaan secara bersama-sama hingga menghilangkan nyawa orang lain," kata Ino.
(shf)
Lihat Juga :