Misteri Pusaka Bertuah Raja Arung Palakka Berlapis Emas dan Permata
Senin, 24 Juli 2023 - 05:42 WIB
loading...
A
A
A
Arung Palakka adalah putra Raja Bone ke-XIII La Maddaremmeng Matinro'e Ri Bukaka. Dia lahir pada 15 September 1634, dan menjabat sebagai Sultan Bone, pada 1672-1696. Saat masih berkedudukan sebagai pangeran, Arung Palakka memimpin kerajaannya meraih kemerdekaan dari Kesultanan Gowa pada 1666.
Nama Arung Palakka merupakan rasa yang sangat dihormati oleh warga Bone, Sulawesi Selatan. Sosoknya yang pemberani, menjadikan Suku Bugis sebagai kekuatan maritim besar di wilayah Perairan Makassar, pada abad ke-17.
Mengacu pada ejaan huruf lontara, dia memiliki gelar kehormatan La Tan-ri Tatta To' Urong To-ri Sompi Patta Malampei Gammana Daeng Serang To' Appatunru Paduka Sri Sultan Sa'ad ud-din. Pelafalannya yang tepat adalah La Tenritatta To Unru To-ri SompaE Petta MalampeE Gemme'na Daeng Serang To' Appatunru Paduka Sultan Sa'adduddin.
Tak hanya dikenal pemberani, Arung Palakka juga memiliki pusaka sakti yang hingga kini masih tersimpan rapi. Salah satunya adalah Keris (La Makkawa) Tappi Tatarapeng. Seluruh hulu dan sarung keris tersebut berlapis emas.
Baca juga: Kisah Lamajang Tigang Juru, Menjadi Ibu Kota Majapahit Bagian Timur
Pada setiap pertempuran yang dihadapinya, Arung Palakka akan selalu menggunakan pusaka sakti tersebut. Pusaka tersebut sangat mematikan, sekali gores dalam sekejap lawan akan tewas. Dalam bahasa Bugis disebut Makkawa. Pusaka sakti tersebut, juga merupakan salah satu perlengkapan resmi dalam upacara pelantikan dan pengangkatan Raja-raja Bone.
Tak hanya keris, Arung Palakka juga memiliki Kalewang (La Tea Riduni) Alameng yang hulunya berlapis emas, dan dihiasi intan permata. Pusaka sakti ini, dikisahkan turut dimakamkan asaat Arung Palakka mangkat.
Nama Arung Palakka merupakan rasa yang sangat dihormati oleh warga Bone, Sulawesi Selatan. Sosoknya yang pemberani, menjadikan Suku Bugis sebagai kekuatan maritim besar di wilayah Perairan Makassar, pada abad ke-17.
Mengacu pada ejaan huruf lontara, dia memiliki gelar kehormatan La Tan-ri Tatta To' Urong To-ri Sompi Patta Malampei Gammana Daeng Serang To' Appatunru Paduka Sri Sultan Sa'ad ud-din. Pelafalannya yang tepat adalah La Tenritatta To Unru To-ri SompaE Petta MalampeE Gemme'na Daeng Serang To' Appatunru Paduka Sultan Sa'adduddin.
Tak hanya dikenal pemberani, Arung Palakka juga memiliki pusaka sakti yang hingga kini masih tersimpan rapi. Salah satunya adalah Keris (La Makkawa) Tappi Tatarapeng. Seluruh hulu dan sarung keris tersebut berlapis emas.
Baca juga: Kisah Lamajang Tigang Juru, Menjadi Ibu Kota Majapahit Bagian Timur
Pada setiap pertempuran yang dihadapinya, Arung Palakka akan selalu menggunakan pusaka sakti tersebut. Pusaka tersebut sangat mematikan, sekali gores dalam sekejap lawan akan tewas. Dalam bahasa Bugis disebut Makkawa. Pusaka sakti tersebut, juga merupakan salah satu perlengkapan resmi dalam upacara pelantikan dan pengangkatan Raja-raja Bone.
Tak hanya keris, Arung Palakka juga memiliki Kalewang (La Tea Riduni) Alameng yang hulunya berlapis emas, dan dihiasi intan permata. Pusaka sakti ini, dikisahkan turut dimakamkan asaat Arung Palakka mangkat.
Lihat Juga :