Gus Yasin Sebut Para Ulama Senang dengan Respons Ganjar saat Bertemu Masyayikh se-Indonesia
Jum'at, 21 Juli 2023 - 21:10 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, banyak pembahasan yang dilakukan Ganjar dan dirinya dengan ulama yang hadir. Sejumlah topik yang mengemuka antara lain soal kemiskinan, pendidikan dan keagamaan. Bahkan, lanjut Gus Yasin, para ulama juga mengusulkan sejumlah program ke Ganjar dan langsung ditanggapi oleh Ganjar.
"Saya mendampingi Mas Ganjar menjadi tuan rumah, ada permintaan pertemuan antara ulama-ulama se-Indonesia dengan Mas Ganjar untuk memberikan masukan dan tentu ada tanggapan dari Mas Ganjar," jelas Gus Yasin.
Baca juga: Meriah! Pemuda Sinjai Persunting Gadis Cantik asal Polandia, Pernikahan Digelar Secara Adat
Seperti diketahui, Gus Yasin merupakan salah satu putra Mbah Maimoen yang menjadi politisi. Ilmu agama dan pesantren, juga diturunkan dari Mbah Maimoen yang mendirikan Ponpes Al Anwar Rembang pada 1965 silam.
Dalam pertemuan yang dipimpin KH Muhammad Idror Maimoen atau Gus Idror, putra bungsu Mbah Moen itu, Ganjar dan ulama se-Indonesia menyepakati dan memutuskan delapan poin penting. Yakni melanjutkan prestasi yang telah dilakakukan oleh Jawa Tengah, dan beberapa terobosan kebersamaan nasionalis religius hendaknya dapat dilajutkan dengan skala yang lebih luas.
Selain itu, juga disepakati untuk melanjutkan kemudahan akses komunikasi dari warga langsung ke pemerintah, dan hendaknya dapat diteruskan serta diperluas hingga skala nasional.
Baca juga: 2 Wanita Pasangan Sejenis Ditangkap Warga usai Begal Sopir Taksi Online
"Saya mendampingi Mas Ganjar menjadi tuan rumah, ada permintaan pertemuan antara ulama-ulama se-Indonesia dengan Mas Ganjar untuk memberikan masukan dan tentu ada tanggapan dari Mas Ganjar," jelas Gus Yasin.
Baca juga: Meriah! Pemuda Sinjai Persunting Gadis Cantik asal Polandia, Pernikahan Digelar Secara Adat
Seperti diketahui, Gus Yasin merupakan salah satu putra Mbah Maimoen yang menjadi politisi. Ilmu agama dan pesantren, juga diturunkan dari Mbah Maimoen yang mendirikan Ponpes Al Anwar Rembang pada 1965 silam.
Dalam pertemuan yang dipimpin KH Muhammad Idror Maimoen atau Gus Idror, putra bungsu Mbah Moen itu, Ganjar dan ulama se-Indonesia menyepakati dan memutuskan delapan poin penting. Yakni melanjutkan prestasi yang telah dilakakukan oleh Jawa Tengah, dan beberapa terobosan kebersamaan nasionalis religius hendaknya dapat dilajutkan dengan skala yang lebih luas.
Selain itu, juga disepakati untuk melanjutkan kemudahan akses komunikasi dari warga langsung ke pemerintah, dan hendaknya dapat diteruskan serta diperluas hingga skala nasional.
Baca juga: 2 Wanita Pasangan Sejenis Ditangkap Warga usai Begal Sopir Taksi Online
Lihat Juga :