Marbot Masjid di Sukabumi Berhenti Mengajar Ngaji Akibat Katarak, Berharap Kembali Bekerja Setelah Dioperasi

Rabu, 19 Juli 2023 - 12:05 WIB
loading...
Marbot Masjid di Sukabumi...
Marbot masjid di Sukabumi, Nandang Samsudin setelah menjalani operasi katarak gratis MNC Peduli dan RSI Assyifa. Foto/MPI/Dharmawan Hadi
A A A
SUKABUMI - Seorang marbot masjid, Nandang Samsudin (66) terpaksa harus berhenti menjadi guru mengaji karena tidak bisa membaca Alquran terkendala pandangan akibat mengalami katarak. Ia berharap setelah dilakukan operasi dapat kembali mengajar baca tulis Alquran.

Nandang yang merupakan warga Jalan Arif Rahman Hakim, Gang Haji Sidik, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, terlihat ceria setelah menjalani operasi katarak gratis yang dilaksanakan oleh MNC Peduli dan RS Islam (RSI) Assyifa. Ia mengaku pandangannya lebih jelas setelah dioperasi.

Baca juga: 29 Warga Sukabumi Jalani Operasi Katarak Gratis MNC Peduli di RS Islam Assyifa

"Pertama katarak penglihatan saya buram seperti ada asap, penglihatan tidak jelas, dan dua-duanya lagi (matanya) yang kena, tapi bagian yang kiri yang parah. Ini sudah seperti tidak bisa melihat. Kemudian saya mendengar ada operasi gratis yang diadakan RSI Assyifa yang bekerja sama dengan MNC Peduli," ujar Nandang kepada MNC Portal Indonesia.



Karena merasa orang tidak punya dan hidup sendiri, lanjut Nandang, lalu ia coba mendaftar agar katarak dalam matanya bisa diobati tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

Nandang mulai melengkapi persyaratan yang diminta, hingga akhirnya dapat panggilan untuk melakukan screening dan mendapatkan jadwal operasi katarak yang diimpikannya.

"Pada hari Kamis saya dioperasi dan tadi coba-coba dibuka perban, koq pandangan saya sekarang lebih jernih, bahkan lebih bagus dari mata yang normal. Sampai cahaya itu terang, kalo dalam bahasa Sunda itu 'serab' sampai huruf yang kecil aja keliatan," ujar Nandang.

Baca juga: Nenek Suharlina Tersenyum Semringah, Bisa Jalani Operasi Katarak Bersama MNC Peduli

Sebelumnya Nandang juga mencoba untuk berobat dengan cara herbal, namun kataraknya tidak kunjung sembuh. Bahkan dirinya merasa bahwa katarak tidak bisa disembuhkan kecuali dengan dilakukan operasi, meskipun dirinya sudah mengkonsumsi wortel dan obat tradisional lainnya.

"Saya alami katarak sudah 3,5 tahun hingga harus berhenti mengaji. Habis mau mengaji bagaimana, orang tidak terlihat. Dulu saya mengajar ngaji, sekarang tidak bekerja karena tidak bisa melihat. Mudah-mudahan setelah operasi ini, pandangan saya kembali normal dan saya bisa kembali bekerja," ujar Nandang.

Lebih lanjut Nandang mengucapkan terima kasih kepada MNC Peduli dan RSI Assyifa, terlebih kepada MNC Group yang dipimpin oleh Hary Tanoesoedibjo, dan berdoa agar MNC Group terus sukses dan kegiatan sosialnya lebih banyak sehingga dapat membantu masyarakat banyak.

Sementara itu salah satu donatur kegiatan, Rita Priatna yang juga Caleg DPR RI dapil Jabar IV wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi mengatakan, kegiatan operasi katarak gratis ini sangat berguna dan dinantikan masyarakat pra sejahtera dari wilayah Sukabumi dan sekitarnya yang ingin sembuh namun tidak mempunyai uang yang cukup untuk melakukan operasi.

"Tadi saya berbincang dengan para bapak-bapak dan ibu-ibu pasien di sini, mereka itu ada yang sudah 3 tahun, 4 tahun tidak bisa melihat dengan jelas atau buram. Mereka sangat berterima kasih sekali kepada MNC Peduli yang sudah memfasilitasi baksos ini, sehingga mereka bisa melihat dengan jelas," ujar Rita.

Rita sangat berterima kasih kepada MNC Peduli yang telah mengadakan kegiatan operasi katarak gratis ini yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu Rita berharap ke depannya acara seperti ini terus berlanjut dan tidak hanya operasi katarak tetapi juga dengan kegiatan yang dibutuhkan oleh masyarakat lainnya seperti operasi hernia, bibir sumbing.

"Itu sebagai bukti nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat dan kami ucapkan banyak terima kasih," ujar Rita.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Masjid Bimantara Apresiasi...
Masjid Bimantara Apresiasi MNC Peduli Konsisten Setiap Tahun Salurkan Hewan Kurban
Salurkan Puluhan Hewan...
Salurkan Puluhan Hewan Kurban, Angela Tanoesoedibjo Tekankan Keikhlasan dan Semangat Gotong Royong
Sambut Iduladha, MNC...
Sambut Iduladha, MNC Sekuritas dan Bank Sinarmas Tebar Kepedulian Bersama MNC Peduli
Rekomendasi
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Aldi Taher Ungkap Kondisi...
Aldi Taher Ungkap Kondisi Terkini Ibunda, Pulih Usai Berjuang Melawan Stroke 5 Kali
Berita Terkini
Gubernur Mathius Dukung...
Gubernur Mathius Dukung Roadmap Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan di Papua
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
Catat! Minggu 28 Juni...
Catat! Minggu 28 Juni 2026 Tidak Ada CFD di Jalan Rasuna Said
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved