Pemuda Ganjar Gelar Pelatihan Membuat Pupuk Organik Cair di Bone
Jum'at, 14 Juli 2023 - 08:53 WIB
loading...
Relawan PMN Sulawesi Selatan mengadakan pelatihan pembuatan pupuk organik cair di Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Kamis (13/7/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
BONE - Relawan Pemuda Mahasiswa Nusantara (PMN) Sulawesi Selatan mengadakan pelatihan membuat pupuk organik cair di Kabupaten Bone. Mereka dilatih membuat pupuk organik memanfaatkan limbah di lingkungan sekitar.
Salah satunya limbah sabut kelapa yang sangat melimpah karena warga biasanya langsung membuangnya sebagai sampah. Padahal sabut kelapa tersebut memiliki potensi yang besar jika diolah dengan benar.
"Tujuan kegiatan ini bagaimana pemuda-pemudi mengembangkan kreativitasnya dalam memanfaatkan limbah yang ada di lingkungan sekitar untuk diolah menjadi pupuk organik cair," kata Korwil PMN Sulawesi Selatan Jusman di Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Kamis (13/7/2023).
Selain sabut kelapa, ada beberapa bahan yang digunakan untuk membuat pupuk organik cair tersebut. Bahan-bahan tersebut cukup dicampur, diaduk, disaring, dan dimasukkan ke wadah yang tertutup.
"Bahan-bahannya ini yang sangat mudah didapat. Bahannya dari sabut kelapa kemudian gula merah, kemudian cairan EM4 dan air," tuturnya.
Bahan campuran itu kemudian disimpan di tempat yang memiliki suhu cukup dingin selama sekitar 20 hari sampai cairannya tidak mengeluarkan aroma busuk. Agar hasilnya lebih maksimal, wadah dibuka selama beberapa menit setiap pagi untuk mengeluarkan gas dari dalam wadah.
"Keunggulan dari pupuk cair itu bisa digunakan di berbagai jenis tanaman. Termasuk bisa digunakan di petani tambak sebagai pakan," ujarnya.
Salah satunya limbah sabut kelapa yang sangat melimpah karena warga biasanya langsung membuangnya sebagai sampah. Padahal sabut kelapa tersebut memiliki potensi yang besar jika diolah dengan benar.
"Tujuan kegiatan ini bagaimana pemuda-pemudi mengembangkan kreativitasnya dalam memanfaatkan limbah yang ada di lingkungan sekitar untuk diolah menjadi pupuk organik cair," kata Korwil PMN Sulawesi Selatan Jusman di Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Kamis (13/7/2023).
Selain sabut kelapa, ada beberapa bahan yang digunakan untuk membuat pupuk organik cair tersebut. Bahan-bahan tersebut cukup dicampur, diaduk, disaring, dan dimasukkan ke wadah yang tertutup.
"Bahan-bahannya ini yang sangat mudah didapat. Bahannya dari sabut kelapa kemudian gula merah, kemudian cairan EM4 dan air," tuturnya.
Bahan campuran itu kemudian disimpan di tempat yang memiliki suhu cukup dingin selama sekitar 20 hari sampai cairannya tidak mengeluarkan aroma busuk. Agar hasilnya lebih maksimal, wadah dibuka selama beberapa menit setiap pagi untuk mengeluarkan gas dari dalam wadah.
"Keunggulan dari pupuk cair itu bisa digunakan di berbagai jenis tanaman. Termasuk bisa digunakan di petani tambak sebagai pakan," ujarnya.
Lihat Juga :