Hanura Jabar Ajak Warga Tanam Singkong agar Stabilitas Pangan Terjaga
Senin, 27 Juli 2020 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan kondisi pasien terpapar Corona yang terus bertambah setiap harinya ditambah berbagai analisa yang menyebut pandemi masih akan terus berlangsung, ada yang bilang hingga 2020, bahkan sampai 2024, masyarakat tentu dihadapkan pada ketidakpastian. Kondisi ini dapat mengancam ketahanan pangan," tutur dia.
Karenanya, ungkap Dian, Hanura Jabar mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama menjaga ketahanan pangan, salah satunya dengan menanam singkong. Apalagi, ujar Dian, singkong terbilang mudah ditanam dan sudah sangat familiar dengan masyarakat Jabar sebagai bahan pangan alternatif.
"Leluhur masyarakat Jabar pun sejak dulu kan mengandalkan singkong sebagai bahan pangan. Selain itu, singkong mudah ditanam dan tidak perlu lahan yang luas serta hasil panennya banyak, sehingga dapat menjadi cadangan pangan," ungkap Dian.
Dian mengatakan, Gerakan Tanam Singkong merupakan program DPD Partai Hanura Jabar dalam menanggulangi dampak pandemi COVID-19 selain program sosial lainnya, seperti penyemprotan desinfektan hingga pembagian alat pelindung diri (APD) yang telah lebih dulu berjalan.
"Penyemprotan desinfektan atau masker memang penting, tapi menjaga ketahanan pangan juga tidak kalah penting. Kita berpikir jauh ke depan untuk mengantisipasi dampak COVID-19, terutama dalam hal ketahanan pangan," kata Dian.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pertanian dan Kehutanan DPD Partai Hanura Jabar Dede Ginanjar mengatakan, sosialisasi Gerakan Tanam Singkong kembali digelar pada Minggu (26/7/2020).
Karenanya, ungkap Dian, Hanura Jabar mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama menjaga ketahanan pangan, salah satunya dengan menanam singkong. Apalagi, ujar Dian, singkong terbilang mudah ditanam dan sudah sangat familiar dengan masyarakat Jabar sebagai bahan pangan alternatif.
"Leluhur masyarakat Jabar pun sejak dulu kan mengandalkan singkong sebagai bahan pangan. Selain itu, singkong mudah ditanam dan tidak perlu lahan yang luas serta hasil panennya banyak, sehingga dapat menjadi cadangan pangan," ungkap Dian.
Dian mengatakan, Gerakan Tanam Singkong merupakan program DPD Partai Hanura Jabar dalam menanggulangi dampak pandemi COVID-19 selain program sosial lainnya, seperti penyemprotan desinfektan hingga pembagian alat pelindung diri (APD) yang telah lebih dulu berjalan.
"Penyemprotan desinfektan atau masker memang penting, tapi menjaga ketahanan pangan juga tidak kalah penting. Kita berpikir jauh ke depan untuk mengantisipasi dampak COVID-19, terutama dalam hal ketahanan pangan," kata Dian.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pertanian dan Kehutanan DPD Partai Hanura Jabar Dede Ginanjar mengatakan, sosialisasi Gerakan Tanam Singkong kembali digelar pada Minggu (26/7/2020).
Lihat Juga :