Sempat Diserang Covid-19, Polsek Tambun Kembali Dibuka
Senin, 27 Juli 2020 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Sementara untuk pembuat laporan kepolisian (LP) di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) tidak ada batasan. Hanya saja ada batasan maksimal empat orang dalam ruang.
”LP satu hari biasanya sampai 8 laporan. Kebanyakan laporan kehilangan, aduan, dan sebagainya,” jelasnya. (Baca juga: Positif Covid-19, Anggota Polsek Tambun Meninggal Dunia)
Prosedur masuk pengunjung akan diperketat. Hal itu guna menekan atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19 . ”Pemohon atau warga yang ingin melapor begitu masuk harus mengikuti protokol kesehatan, seperti di cek suhu dan cuci tangan,” paparnya.
Jika si pemohon memenuhi syarat maka diperbolehkan masuk untuk mendapatkan pelayanan. Apalagi setelah beberapa waktu lalu, pemohon SKCK membludak. Dalam sehari menurut catatan kepolsian, petugas dapat melayani warga hingga 500 pemohon SKCK setiap harinya.
Alhasil kondisi itu berdampak terhadap kesehatan anggotanya. Akhirnya, ada beberapa anggota yang positif Covid-19 termasuk Kapolsek Tambun dan beberapa anggotanya. Bahkan, satu anggota dikabarkan meninggal dunia diduga terinfeksi Covid-19. .
”LP satu hari biasanya sampai 8 laporan. Kebanyakan laporan kehilangan, aduan, dan sebagainya,” jelasnya. (Baca juga: Positif Covid-19, Anggota Polsek Tambun Meninggal Dunia)
Prosedur masuk pengunjung akan diperketat. Hal itu guna menekan atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19 . ”Pemohon atau warga yang ingin melapor begitu masuk harus mengikuti protokol kesehatan, seperti di cek suhu dan cuci tangan,” paparnya.
Jika si pemohon memenuhi syarat maka diperbolehkan masuk untuk mendapatkan pelayanan. Apalagi setelah beberapa waktu lalu, pemohon SKCK membludak. Dalam sehari menurut catatan kepolsian, petugas dapat melayani warga hingga 500 pemohon SKCK setiap harinya.
Alhasil kondisi itu berdampak terhadap kesehatan anggotanya. Akhirnya, ada beberapa anggota yang positif Covid-19 termasuk Kapolsek Tambun dan beberapa anggotanya. Bahkan, satu anggota dikabarkan meninggal dunia diduga terinfeksi Covid-19. .
(thm)
Lihat Juga :