Pengorbanan Ibu 3 Anak di Semarang, Keluar Kerja Demi Dampingi Belajar Online
Senin, 27 Juli 2020 - 18:59 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengungkapkan, dirinya bekerja kurang lebih 10 tahun sejak 2009 sebagai operator jahit bagian obras
“Sebenarnya udah lama banget, eman-eman kalau keluar kerja, tapi demi anak yang terpaksa pilih keluar kerja,” ujarnya.
(Baca juga: 18 Tenaga Kesehatan Sleman Terkonfirmasi COVID-19 )
Dia mengakui jika sebenarnya tidak mau keluar darai pekerjaannya. Pertimbangan situasi masa pandemi Covid-19 dan sistem pembelajaran jarak jauh mewajibkannya mendampingi anak-anak.
“Untuk yang SD belum saya berikan fasilitas handphone (HP). Selama ini pakai HP yang selalu saya pakai untuk kerja. Sejak dari kelas 1 hingga 4 belum saya pegangi HP nanti kalau sudah SMP baru dipegangi HP biar fokus belajar. Sedangkan untuk yang SMP sudah mandiri karena sudah punya laptop sendiri,” kata Uya.
Sejauh ini dia tak mengalami kesulitan selama mendampingi anak-anaknya mengikuti pembelajaran daring. Kuota juga tak mengalami kendala berarti.
“Sebenarnya udah lama banget, eman-eman kalau keluar kerja, tapi demi anak yang terpaksa pilih keluar kerja,” ujarnya.
(Baca juga: 18 Tenaga Kesehatan Sleman Terkonfirmasi COVID-19 )
Dia mengakui jika sebenarnya tidak mau keluar darai pekerjaannya. Pertimbangan situasi masa pandemi Covid-19 dan sistem pembelajaran jarak jauh mewajibkannya mendampingi anak-anak.
“Untuk yang SD belum saya berikan fasilitas handphone (HP). Selama ini pakai HP yang selalu saya pakai untuk kerja. Sejak dari kelas 1 hingga 4 belum saya pegangi HP nanti kalau sudah SMP baru dipegangi HP biar fokus belajar. Sedangkan untuk yang SMP sudah mandiri karena sudah punya laptop sendiri,” kata Uya.
Sejauh ini dia tak mengalami kesulitan selama mendampingi anak-anaknya mengikuti pembelajaran daring. Kuota juga tak mengalami kendala berarti.
Lihat Juga :