Jurus Ampuh Aminullah Jadikan UMKM Tulang Punggung Perekonomian Kota
Senin, 27 Juli 2020 - 18:30 WIB
loading...
Aminullah Usman membuat gebrakan di bidang ekonomi dengan mendirikan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah Muamalah membawa angin segar bagi pelaku UMKM
A
A
A
BANDA ACEH - Dilantiknya Aminullah Usman sebagai Wali Kota Banda Aceh membawa angin segar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Akuntan senior ini langsung membuat gebrakan di bidang ekonomi dengan mendirikan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah Muamalah.
Lembaga tersebut didirikannya setelah melihat fenomena rentenir yang mengakar d Banda Aceh dan terus memberikan efek ketergantungan kepada pengusaha kecil. “Praktik riba yang jelas-jelas bertentangan dengan syariat seakan membunuh perlahan sendi-sendi perekonomian di kota ini,” ujarnya, Sabtu (25/7/2020).
Menurut Wali Kota, lembaga ini dikelola oleh tenaga profesional dengan tujuan utama untuk membuka akses permodalan seluas-luasnya bagi UMKM. “Tujuan lainnya, memberangus praktik riba yang banyak menjerat pengusaha kecil di Banda Aceh,” katanya.
Mantan Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Aceh (kini Bank Aceh Syariah) selama dua periode ini, paham betul jika UMKM dapat diandalkan menjadi tulang punggung perekonomian kota.
Hanya saja, UMKM sulit berkembang saat itu akibat terkendala akses permodalan. “Untuk mendapatkan modal usaha mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 5 juta tentu tak ter-cover oleh perbankan,” ungkap Aminullah.
Lembaga tersebut didirikannya setelah melihat fenomena rentenir yang mengakar d Banda Aceh dan terus memberikan efek ketergantungan kepada pengusaha kecil. “Praktik riba yang jelas-jelas bertentangan dengan syariat seakan membunuh perlahan sendi-sendi perekonomian di kota ini,” ujarnya, Sabtu (25/7/2020).
Menurut Wali Kota, lembaga ini dikelola oleh tenaga profesional dengan tujuan utama untuk membuka akses permodalan seluas-luasnya bagi UMKM. “Tujuan lainnya, memberangus praktik riba yang banyak menjerat pengusaha kecil di Banda Aceh,” katanya.
Mantan Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Aceh (kini Bank Aceh Syariah) selama dua periode ini, paham betul jika UMKM dapat diandalkan menjadi tulang punggung perekonomian kota.
Hanya saja, UMKM sulit berkembang saat itu akibat terkendala akses permodalan. “Untuk mendapatkan modal usaha mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 5 juta tentu tak ter-cover oleh perbankan,” ungkap Aminullah.
Lihat Juga :