Cek Bantuan RTLH di Rembang, Ganjar Senang Hasilnya Melebihi Ekspektasi

Senin, 10 Juli 2023 - 20:43 WIB
loading...
Cek Bantuan RTLH di...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek bantuan perbaikan RTLH di Desa Kunir, Sulang, Rembang. Ganjar memuji hasil renovasi RTLH karena sangat bagus. Foto/Humas Pemprov Jateng
A A A
REMBANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Kunir, Kecamatan Sulang, Rembang. Ganjar memuji hasil renovasi RTLH karena sangat bagus.

Hal memuaskan ini berkat gotong royong dari keluarga besar penerima bantuan dan masyarakat sekitar.

Baca juga: Pesan Ganjar ke Aparatur Pemdes di Rembang: Jangan Korupsi, Jangan Ada Pungli!

"Alhamdulillah ya ini RTLH-nya dari kami tidak terlalu banyak sebenarnya bantuannya. Tapi yang menarik gotong royong dari keluarganya sehingga rumahnya jadi bagus banget," kata Ganjar usai meninjau bantuan RTLH di Rembang, Senin (10/7/2023).



Ada dua rumah yang dicek di Desa Kunir itu. Satu rumah milik Supriyati dan satu lagi milik Titik. Masing-masing rumah mendapatkan bantuan dari Pemprov Jateng senilai Rp20 juta.

Ganjar sempat tertegun karena uang bantuan dari Pemprov Jateng bisa digunakan untuk membangun rumah yang bagus. Setelah ditelusuri, ternyata dari bantuan itu ada tambahan swadaya dari keluarga besar penerima.

Misalnya Supriyati, yang mendapat tambahan dana dari keluarga besarnya dan keluarga besar suami. Maka, tidak heran jika rumah yang jadi hasilnya terlihat bagus.

Baca juga: Tinjau Embung Glebeg Rembang, Ganjar: Akan Kami Tambah Terus

"Ada dua rumah, satu di sini, satunya di sana yang tadi dikasih lihat penampakannya juga bagus," ungkapnya.

Saat berada di rumah Supriyati, Ganjar sempat berkeliling melihat kondisi bangunan dan kualitasnya. Hasilnya cukup memuaskan karena atap dan dindingnya bagus, serta lebih luas dari rumah sebelumnya.

Ganjar mengaku senang, sebab kondisi rumah sudah layak untuk dihuni. Ia juga sempat mengecek apakah di rumah itu sudah dilengkapi fasilitas jamban, air bersih, dan aliran listrik.

"Melihat kondisi rumah yang makin layak huni, makin sehat, ya tentu saja kami senang. Maka kami cek tadi apakah sudah punya jamban atau belum. Yang di sini sudah ada jamban tapi belum diperbaiki," katanya.

Intervensi bantuan RTLH merupakan upaya untuk menurunkan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah. Selain RTLH, intervensi dari pemerintah juga berupa bantuan air bersih, jambanisasi, dan sambungan listrik gratis.

"Jadi kalau jamban ada, listrik ada, air bersih ada, rumahnya layak maka sebenarnya ini sudah cukup untuk bisa memberikan kesejahteraan yang cukup baik. Skor kemiskinannya ini pasti langsung turun," katanya.

Berdasarkan data Disperakim Provinsi Jawa Tengah hingga Juni 2023, realisasi RTLH yang bersumber dari APBD Pemprov Jateng pada 2023 sebanyak 6.557 unit. Target pada 2023 untuk bantuan RTLH bersumber APBD sebanyak 15.225 unit.

Sebelumnya, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan bahwa angka RTLH di Rembang pada 2016 sebanyak 23 ribu rumah. Saat ini jumlah itu tinggal menyisakan 6.000 rumah.

Dia berharap, jumlah itu dapat segera dituntaskan terlebih Kabupaten Rembang juga menjadi pilot project 61 desa kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah.

"Indikator kemiskinan ekstrem yang perlu dipertajam adalah RTLH karena ini sangat banyak sekali. Insya Allah bisa tuntas dengan pilot project itu," ungkap Abdul Hafidz.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tangis Syukur Raudah,...
Tangis Syukur Raudah, Mimpi 30 Tahun Punya Rumah Genteng Akhirnya Terwujud
Tinjau Warga Perbatasan,...
Tinjau Warga Perbatasan, Sekretaris BNPP RI Pastikan Program 15.000 RTLH Tepat Sasaran
Rumah Warga Disulap...
Rumah Warga Disulap Jadi Layak Huni, TMMD Kodim Sarko Hidupkan Harapan di Pedalaman Jambi
TMMD 2026, Dandim Konawe...
TMMD 2026, Dandim Konawe Utara Terjun Langsung Bangun Rumah Warga
Program RSLH Ubah Nasib...
Program RSLH Ubah Nasib Ratusan Warga Kudus, 128 Rumah Dibangun Ulang
Perkuat Perbatasan,...
Perkuat Perbatasan, Mendagri-Menteri PKP Targetkan Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
BNPP Renovasi 15.000...
BNPP Renovasi 15.000 Rumah Tak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan
Rekomendasi
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved