Siaga! Wedus Gembel Meluncur Deras dari Puncak Merapi Sejauh 2,7 Km
Kamis, 06 Juli 2023 - 00:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Lift di Sekolah Islam Az Zahra Terjun bebas, 7 Pekerja Tewas
Aktivitas kegempaan, tercatat ada 60 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-31 mm berdurasi 32,4-167,16 detik. Gempa hybrid atau fase banyak sebanyak tujuh kali dengan amplitudo 3-16 mm, S-P 0,4-0,5 detik dan berdurasi 6,36-9,56 detik. Satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4 mm, S-P 16,64 detik, durasi 77,44 detiik.
Hingga kini Gunung Merapi masih berstatus siaga level III. Menurut Agus, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km ,dan Sungai Gendol 5 km.
Baca juga: Mencekam! Bentrok Pecah di Batam, 1 Prajurit Brimob Dipanah
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif, dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. Masyarakat dilarang melakukan kegiatan di daerah potensi bahaya, serta diimbau mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi, serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Aktivitas kegempaan, tercatat ada 60 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-31 mm berdurasi 32,4-167,16 detik. Gempa hybrid atau fase banyak sebanyak tujuh kali dengan amplitudo 3-16 mm, S-P 0,4-0,5 detik dan berdurasi 6,36-9,56 detik. Satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4 mm, S-P 16,64 detik, durasi 77,44 detiik.
Hingga kini Gunung Merapi masih berstatus siaga level III. Menurut Agus, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km ,dan Sungai Gendol 5 km.
Baca juga: Mencekam! Bentrok Pecah di Batam, 1 Prajurit Brimob Dipanah
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif, dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. Masyarakat dilarang melakukan kegiatan di daerah potensi bahaya, serta diimbau mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi, serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
(eyt)
Lihat Juga :