Ini Tampang Rudi, Pelaku Inses di Banyumas yang Bunuh 7 Bayi
Senin, 26 Juni 2023 - 20:17 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Rudi di hadapan polisi mengaku, telah menjalin hubungan layaknya suami istri dengan anaknya selama 11 tahun, sejak berhubungan itu, keduanya telah memilik anak 7 bayi namun dibunuh dan dikubur di kebun warga.
Dari pengembangan kasus ditemukannya 4 tulang belulang dalam makam satu lokasi di kebun, polisi akhirnya menangkap Rudi. “Karena hasil pengakuan dari Endang yaitu anak Rudi bahwa bayi-bayi hasil hubungan Rudi dan Endang selaku ayah dan anak ini dikubur setelah dilahirkan,” ungkapnya.
Baca juga: Hubungan Inses Ayah dan Anak di Banyumas Terjadi 11 Tahun sejak Endang Berumur 12 Tahun
Diketahui, Rudi dan Endang merupakan ayah dan anak, keduanya hidup bersama di sebuah gubug di pinggir Sungai Banjara di kebun milik Tomo di Kelurahan Tanjung Purwokerto. Ironisnya, Rudi yang seharusnya menjaga anaknya yang saat itu masih berumur 12 tahun, justru menyetubuhinya layaknya suami dan istri.
Hubungan Rudi dan Endang sudah terjadi sejak tahun 2012, akibatnya Endang melahirkan anak pertamanya pada tahun 2013 lalu. “Endang kemudian melahirkan anak-anaknya hingga 7 kali dan semua dibunuh dan dikuburkan di sekitar lokasi gubug tempat tinggalnya,” bebernya.
Dari pengembangan kasus ditemukannya 4 tulang belulang dalam makam satu lokasi di kebun, polisi akhirnya menangkap Rudi. “Karena hasil pengakuan dari Endang yaitu anak Rudi bahwa bayi-bayi hasil hubungan Rudi dan Endang selaku ayah dan anak ini dikubur setelah dilahirkan,” ungkapnya.
Baca juga: Hubungan Inses Ayah dan Anak di Banyumas Terjadi 11 Tahun sejak Endang Berumur 12 Tahun
Diketahui, Rudi dan Endang merupakan ayah dan anak, keduanya hidup bersama di sebuah gubug di pinggir Sungai Banjara di kebun milik Tomo di Kelurahan Tanjung Purwokerto. Ironisnya, Rudi yang seharusnya menjaga anaknya yang saat itu masih berumur 12 tahun, justru menyetubuhinya layaknya suami dan istri.
Hubungan Rudi dan Endang sudah terjadi sejak tahun 2012, akibatnya Endang melahirkan anak pertamanya pada tahun 2013 lalu. “Endang kemudian melahirkan anak-anaknya hingga 7 kali dan semua dibunuh dan dikuburkan di sekitar lokasi gubug tempat tinggalnya,” bebernya.
(nic)
Lihat Juga :