Polresta Malang Selidiki Motif Penodongan Pistol ke Peneliti ISESS Bambang Rukminto
Sabtu, 24 Juni 2023 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
"Informasi yang didapat masih sesuai keterangan pak Bambang. Menurut beberapa warga memang ada kejadian tersebut dan yang melakukan tersebut dua motor dengan saling bonceng, jadi 4 orang," tuturnya.
Sementara itu, Bambang menengarai peristiwa yang dialaminya tergolong janggal dikatakan sebagai aksi kriminalitas biasa. Pasalnya lokasi kejadian dilakukan di tempat ramai, yang menjadi akses jalur alternatif masuk ke Gerbang Tol (GT) Malang. Apalagi kejadian berlangsung siang menjelang sore hari ketika lokasi sedang ramai masyarakat melintas.
"Kejadian jam 14.45an daerah situ ramai arah tembusan ke tol, aneh juga. Kalau lihat kamera CCTV itu ramai ya seperti itu," ucap Bambang.
Hal ini juga diperkuat dengan pelaku yang hanya meminta handphone Bambang. Padahal saat kejadian ia juga membawa dompet usai mengambil uang di gerai ATM pada sebuah minimarket di Jalan Danau Kerinci. "Iya (katanya) keluarkan handphone, keluarkan handphone, kalau kejahatan biasa kenapa yang diminta cuma hp," ujar dia kembali.
Bambang menduga, bila tindakan penodongan senjata yang diterimanya ada kaitannya dengan pernyataan dirinya mengenai kenaikan pangkat salah satu perwira Polri, yakni Brigjen Pol Rizal Irawan. Tak hanya itu beberapa kritikan pedas disebut Bambang juga pernah ia layangkan ke Polri.
"Banyak statemen saya terkait kritik saya kepada kepolisian gitu terakhir demosi, salah satu perwira di kepolisian yang mendapatkan promosi bintang satu. Padahal sudah didemosi 5 tahun, tapi kemudian dianulir jadi satu tahun, sebulan kemudian mendapatkan promosi bintang satu Brigjen, itu statemen saya terakhir. Tapi itu statement - statement saya terkait kepolisian banyak," jelasnya.
Sementara itu, Bambang menengarai peristiwa yang dialaminya tergolong janggal dikatakan sebagai aksi kriminalitas biasa. Pasalnya lokasi kejadian dilakukan di tempat ramai, yang menjadi akses jalur alternatif masuk ke Gerbang Tol (GT) Malang. Apalagi kejadian berlangsung siang menjelang sore hari ketika lokasi sedang ramai masyarakat melintas.
"Kejadian jam 14.45an daerah situ ramai arah tembusan ke tol, aneh juga. Kalau lihat kamera CCTV itu ramai ya seperti itu," ucap Bambang.
Hal ini juga diperkuat dengan pelaku yang hanya meminta handphone Bambang. Padahal saat kejadian ia juga membawa dompet usai mengambil uang di gerai ATM pada sebuah minimarket di Jalan Danau Kerinci. "Iya (katanya) keluarkan handphone, keluarkan handphone, kalau kejahatan biasa kenapa yang diminta cuma hp," ujar dia kembali.
Bambang menduga, bila tindakan penodongan senjata yang diterimanya ada kaitannya dengan pernyataan dirinya mengenai kenaikan pangkat salah satu perwira Polri, yakni Brigjen Pol Rizal Irawan. Tak hanya itu beberapa kritikan pedas disebut Bambang juga pernah ia layangkan ke Polri.
"Banyak statemen saya terkait kritik saya kepada kepolisian gitu terakhir demosi, salah satu perwira di kepolisian yang mendapatkan promosi bintang satu. Padahal sudah didemosi 5 tahun, tapi kemudian dianulir jadi satu tahun, sebulan kemudian mendapatkan promosi bintang satu Brigjen, itu statemen saya terakhir. Tapi itu statement - statement saya terkait kepolisian banyak," jelasnya.
Lihat Juga :