Terjadi Lagi, Ratusan Warga Ambil Paksa Jenazah di RSUD Kota Pasuruan
Minggu, 26 Juli 2020 - 03:33 WIB
loading...
A
A
A
Mereka lalu membawa keluar jenazah MA dari rumah sakit. Kemudian, diangkut menggunakan mobil pikap untuk dibawah pulang ke rumah duka.
Pelaksana tugas (plt) Direktur RSUD dr R Soedarsono Pasuruan Tina Soelistiani mengatakan, pasien MA masuk ke rumah sakit sekitar pukul 08.00 WIB dengan keluhan sesak napas dan batuk.
"Saat diperiksa dan difoto, hasilnya terindikasi mengidap penyakit paru-paru. Kemudian tim media melakukan rapid test terhadap pasien MA dan hasilnya reaktif," kata Tina saat dihubungi wartawan melalui telepon seluler.
Selain itu, ujar Tina, tim medis juga sudah mengambil swab pasien dan sudah dikirim ke RSSA. Namun hasilnya belum keluar. "Saat peristiwa terjadi (pengambilan jenazah secara paksa), petugas keamanan dari TNI-Polri berada di lokasi. Namun karena banyaknya massa, petugas tidak bisa menghentikan aksi warga," ujar Tina.
Pelaksana tugas (plt) Direktur RSUD dr R Soedarsono Pasuruan Tina Soelistiani mengatakan, pasien MA masuk ke rumah sakit sekitar pukul 08.00 WIB dengan keluhan sesak napas dan batuk.
"Saat diperiksa dan difoto, hasilnya terindikasi mengidap penyakit paru-paru. Kemudian tim media melakukan rapid test terhadap pasien MA dan hasilnya reaktif," kata Tina saat dihubungi wartawan melalui telepon seluler.
Selain itu, ujar Tina, tim medis juga sudah mengambil swab pasien dan sudah dikirim ke RSSA. Namun hasilnya belum keluar. "Saat peristiwa terjadi (pengambilan jenazah secara paksa), petugas keamanan dari TNI-Polri berada di lokasi. Namun karena banyaknya massa, petugas tidak bisa menghentikan aksi warga," ujar Tina.
(awd)
Lihat Juga :