Waspada, Hujan di Sulut Masih Terjadi dari Pagi hingga Malam
Sabtu, 25 Juli 2020 - 14:13 WIB
loading...
Kerusakan jalan raya akibat terjanan banjir serta luapan air di beberapa lokasi di Kabupaten Bolsel dua hari terakhir. Foto/ist
A
A
A
MANADO - Cuaca di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) masih berpotensi hujan ringan hingga lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi pada pagi, siang, sore, malam, atau dini hari. Prakirawan Cuaca BMKG Sam Ratulangi Manado, M. Nur Hadi menjelaskan, dari analisis cuaca wilayah Sulut diketahui tekanan udara di wilayah Sulut berkisar antara 1008 - 1010 hPa.
“Terdapat daerah pusat tekanan rendah 998 hPa di Korea Selatan dan sirkulasi Eddy di Samudera Hindia sebelah barat daya Sumatera menyebabkan pola angin di wilayah Sulawesi Utara shearline (belokan angin) bertiup dari arah Tenggara hingga Selatan, kecepatan 05 - 18 kt (09 - 33 km/jam),”ujarnya, Sabtu (25/7/2020). (Baca: Banjir Menerjang Membuat Jembatan Kosio Ambles, Warga Disarankan Cari Jalan Alternatif)
Secara terperinci menurut Nur Hadi, prakiraan cuaca wilayah Sulut pada 25-31 Juli 2020 yakni untuk 25 Juli 2020, akan terjadi hujan ringan-sedang di seluruh wilayah Sulut kecuali di wilayah Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud yang berpotensi hujan lebat. “Potensi cuaca ekstrim yaitu tetap waspada terhadap potensi hujan lebat khususnya di Wilayah Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud,”katanya.
Sedangkan pada 26 Juli 2020 kata Nur Hadi, hujan ringan juga terjadi di seluruh wilayah Sulut, kecuali di wilayah Kotamobagu, Minahasa Tenggara, Bolmong Selatan dan Bolmong Timur yang berpotensi hujan sedang. Namuntak ada potensi cuaca ekstrem dari daerah tersebut.
Kemudian pada 27 Juli 2020, hujan ringan-sedang juga terjadi di seluruh wilayah Sulut, kecuali di wilayah Manado, Bolmong Timur, Bolmong Selatan, dan Kepulauan Talaud yang berpotensi terjadi hujan sedang-lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. “Jadi tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Manado, Bolmong Timur, Bolmong Selatan, dan Kepulauan Talaud,”tutur Hadi.
Lalu pada 28 Juli 2020, hujan ringan-sedang pun terjadi di seluruh wilayah Sulut, kecuali di wilayah Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong Utara, Bolmong Timur, Bolmong Selatan, dan Kepulauan Talaud berpotensi hujan sedang-lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
“Waspada potensi hujan sedang hingga lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong Utara, Bolmong Timur, Bolmong Selatan, dan Kepulauan Talaud,”terangnya. (Baca: Banjir di Bolmong Raya Meluas, Jembatan Kosio di Dumoga Putus)
“Terdapat daerah pusat tekanan rendah 998 hPa di Korea Selatan dan sirkulasi Eddy di Samudera Hindia sebelah barat daya Sumatera menyebabkan pola angin di wilayah Sulawesi Utara shearline (belokan angin) bertiup dari arah Tenggara hingga Selatan, kecepatan 05 - 18 kt (09 - 33 km/jam),”ujarnya, Sabtu (25/7/2020). (Baca: Banjir Menerjang Membuat Jembatan Kosio Ambles, Warga Disarankan Cari Jalan Alternatif)
Secara terperinci menurut Nur Hadi, prakiraan cuaca wilayah Sulut pada 25-31 Juli 2020 yakni untuk 25 Juli 2020, akan terjadi hujan ringan-sedang di seluruh wilayah Sulut kecuali di wilayah Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud yang berpotensi hujan lebat. “Potensi cuaca ekstrim yaitu tetap waspada terhadap potensi hujan lebat khususnya di Wilayah Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud,”katanya.
Sedangkan pada 26 Juli 2020 kata Nur Hadi, hujan ringan juga terjadi di seluruh wilayah Sulut, kecuali di wilayah Kotamobagu, Minahasa Tenggara, Bolmong Selatan dan Bolmong Timur yang berpotensi hujan sedang. Namuntak ada potensi cuaca ekstrem dari daerah tersebut.
Kemudian pada 27 Juli 2020, hujan ringan-sedang juga terjadi di seluruh wilayah Sulut, kecuali di wilayah Manado, Bolmong Timur, Bolmong Selatan, dan Kepulauan Talaud yang berpotensi terjadi hujan sedang-lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. “Jadi tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Manado, Bolmong Timur, Bolmong Selatan, dan Kepulauan Talaud,”tutur Hadi.
Lalu pada 28 Juli 2020, hujan ringan-sedang pun terjadi di seluruh wilayah Sulut, kecuali di wilayah Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong Utara, Bolmong Timur, Bolmong Selatan, dan Kepulauan Talaud berpotensi hujan sedang-lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
“Waspada potensi hujan sedang hingga lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong Utara, Bolmong Timur, Bolmong Selatan, dan Kepulauan Talaud,”terangnya. (Baca: Banjir di Bolmong Raya Meluas, Jembatan Kosio di Dumoga Putus)
Lihat Juga :