Dampak Corona, 1.500 Pekerja di Salatiga Dirumahkan

Rabu, 29 April 2020 - 13:55 WIB
loading...
Dampak Corona, 1.500...
Jumlah pekerja di Kota Salatiga yang dirumahkan dan terkena PHK terus bertambah. FOTO /Ilustrasi : IST
A A A
SALATIGA - Jumlah pekerja di Kota Salatiga yang dirumahkan dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) terus bertambah. Hingga Rabu (29/4/2020), pekerja yang di PHK dan dirumahkan tercatat mencapai 1.500 orang. Itu terjadi lantaran perusahaan tempat mereka bekerja bangkrut akibat terdampak pandemi virus corona (COVID-19).

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dispernaker) Kota Salatiga Budi Prasetiyono mengatakan, pandemi virus corona membuat sejumlah perusahaan di Salatiga kolaps dan terpaksa merumahkan sebagian pekerjanya.

"Sampai hari ini tercatat ada sebanyak 1.500 orang pekerja yang di PHK maupun dirumahkan. Pada awal April lalu baru sekitar 1.000 orang. Kini bertambah jadi 1.500 orang," katanya, Rabu (29/4/2020).

Budi menjelaskan, ribuan orang pekerja yang di-PHK dan dirumahkan tersebut berasal dari 24 perusahaan. Mereka adalah pekerja informal.

Dia menyatakan, dalam kasus ini, Dispernaker tidak bisa berbuat banyak. Maksimal hanya bisa memberikan himbuan secara resmi kepada pengusaha agar tidak melakukan PHK dan merumahkan. "Apabila terpaksa melakukan PHK atau merumahkan pekerja, perusahaan diminta memberikan hak-hak bagi pekerja sesuai ketentuan," ujarnya.

Dia mengatakan, di tengah pandemi COVID-19 jajarannya terus melakukan pendataan para pekerja yang telah di PHK dan yang dirumahkan. Mereka akan diusulkan mendapat jaminan lewat program Kartu Prakerja melalui Disnaker Provinsi Jawa Tengah.

"Kami memberikan layanan dan informasi kepada masyarakat apabila kesulitan mendaftar Kartu Prakerja secara online. Kami juga mengusulkan mereka agar mendapat bantuan paket sembako dari Pemkot Salatiga," tandasnya.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
41 Santri Lolos Beasiswa...
41 Santri Lolos Beasiswa Gelombang Pertama Pesantren Mambaul Ma'arif
Peduli Korban PHK, Pesantren...
Peduli Korban PHK, Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Buka Beasiswa bagi Santri
Inovatif, DPRD Salatiga...
Inovatif, DPRD Salatiga Ubah Lobi Kantor Jadi Ruang Literasi Hukum
Puncak Gernas BBI dan...
Puncak Gernas BBI dan BBWI Meriahkan HUT ke-79 Provinsi Jateng di Salatiga
Polda Jateng Bongkar...
Polda Jateng Bongkar Mafia Tanah Penilep 11 Bidang Tanah di Salatiga
Viral, Siswa SD di Salatiga...
Viral, Siswa SD di Salatiga Study Tour ke 3 Negara Naik Pesawat
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Rekomendasi
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Ruben Onsu Tegur Keras...
Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved