5 Fakta di Balik Hancurnya Pasukan Mongol di Tangan Majapahit

Selasa, 13 Juni 2023 - 16:20 WIB
loading...
A A A
4. Pelarian Pasukan Mongol (h3)

Raden Wijaya menggunakan siasat cerdik untuk mengacaukan dan mengurangi kekuatan pasukan Mongol selama pelarian mereka. Pasukan Mongol kehilangan harta rampasan perang yang telah mereka ambil sebelumnya. Armada pasukan Jawa berhasil menghentikan mereka untuk berlayar ke Quanzhou selama 68 hari. Dalam serangan ini, pasukan Mongol kehilangan sekitar 3.000 prajurit terbaiknya.

Baca juga: Kisah Serangan Berdarah Raden Wijaya, Hancurkan 18.000 Pasukan Mongol

5. Pembalasan terhadap Jayakatwang (h3)

Sebagai ungkapan rasa kekesalan dan kekecewaan atas serangan pengecut dari belakang oleh Raden Wijaya, pasukan Majapahit menghukum mati Jayakatwang dan anaknya sebelum berangkat. Sebelum dihukum mati, Jayakatwang sempat menggubah sebuah karya sastra berjudul Kidung Wukir Polaman.

Dengan kecerdikan taktis dan keberanian Raden Wijaya, pasukan Mongol mengalami kekalahan yang telak di tangan Majapahit. Hancurnya pasukan Mongol ini menegaskan kekuatan dan dominasi Kerajaan Majapahit sebagai salah satu kekuatan terbesar di Asia Tenggara pada masa itu.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Pentas Seni Bregada...
Pentas Seni Bregada Prajurit Nusantara Berpotensi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Kisah Gumbreg, Pasukan...
Kisah Gumbreg, Pasukan Barisan Berani Mati Bung Tomo yang Tembak Pesawat Tempur di Perang November 1945
Harmonisasi Majapahit...
Harmonisasi Majapahit dan Campa Mulai dari Pernikahan Politik hingga Pemberian Suaka ke Raja
Kisah Raja Tribhuwana...
Kisah Raja Tribhuwana Tunggadewi Mempercayakan Perempuan Memimpin di Majapahit
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
AS Dilanda Frustasi,...
AS Dilanda Frustasi, Mengapa Operasi Perang Jilid II Jadi Pertaruhan Trump?
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
Rekomendasi
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved