Pemerintah Targetkan 30 Juta Pelaku UMKM Go Digital pada 2024
Jum'at, 09 Juni 2023 - 22:40 WIB
loading...
A
A
A
Hadir dalam acara yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Lamongan ke-454 itu narasumber lain. Yakni Sekretaris PWI Jawa Timur Eko Pamuji, dan dosen-praktisi IT yang juga Treasure Member ACSB East Java E. Rizky Wulandari, serta Yuria Sabrina sebagai moderator. Acara juga dimeriahkan dengan lawak Cak Silo dkk, musik tradisional, dan dolanan anak.
”Salah satu kecakapan pelaku usaha di era digital adalah penguasaan digital marketing. Ini penting untuk mengintip dan menyeleksi keinginan buyer potensial di pasar digital yang kini tersebar di banyak platform lokapasar,” ujar Methiana. Baca juga: Adaptasi Teknologi Digital Jadi Kunci UMKM Wujudkan Inklusi Keuangan
Sementara itu, Rizky Wulandari menyebut digital marketing sangat membantu membuat pasar usaha apa pun bisa menjual produknya lebih luas. Dan, sudah tentu lebih cepat ditransaksikan, apalagi sistem pembayaran lewat dompet digital dan m-banking menjadikan transaksi lebih real time, seketika.
”Hal itu memudahkan penjual dan pembeli memproduksi order dan mengirim pesanan kepada pelanggan. Cuma, tetap hati-hati dalam bertransaksi. Kedua pihak mesti saling mengenali. Paham penjual dan buyer yang kredibel. Jangan bertransaksi dengan akun abal-abal,” pesan Rizky.
Eko Pamuji yang menyoroti dari segi etika mengatakan, hal penting yang mesti dipahami dalam menggarap digital marketing -khususnya UMKM pemula-adalah etika digital. Saat menawarkan produk, berkomunikasi dengan buyer di beragam lokapasar, tetaplah menjaga etika komunikasi seperti dunia nyata.
”Jaga bahasa dan tulisan. Saat menawarkan, pilih kalimat yang lembut dan jangan abaikan tata krama dunia nyata. Karena yang kita hadapi saat bertransaski adalah manusia nyata. Bukan sekadar angka dan deretan karakter,” ujar Eko.
”Salah satu kecakapan pelaku usaha di era digital adalah penguasaan digital marketing. Ini penting untuk mengintip dan menyeleksi keinginan buyer potensial di pasar digital yang kini tersebar di banyak platform lokapasar,” ujar Methiana. Baca juga: Adaptasi Teknologi Digital Jadi Kunci UMKM Wujudkan Inklusi Keuangan
Sementara itu, Rizky Wulandari menyebut digital marketing sangat membantu membuat pasar usaha apa pun bisa menjual produknya lebih luas. Dan, sudah tentu lebih cepat ditransaksikan, apalagi sistem pembayaran lewat dompet digital dan m-banking menjadikan transaksi lebih real time, seketika.
”Hal itu memudahkan penjual dan pembeli memproduksi order dan mengirim pesanan kepada pelanggan. Cuma, tetap hati-hati dalam bertransaksi. Kedua pihak mesti saling mengenali. Paham penjual dan buyer yang kredibel. Jangan bertransaksi dengan akun abal-abal,” pesan Rizky.
Eko Pamuji yang menyoroti dari segi etika mengatakan, hal penting yang mesti dipahami dalam menggarap digital marketing -khususnya UMKM pemula-adalah etika digital. Saat menawarkan produk, berkomunikasi dengan buyer di beragam lokapasar, tetaplah menjaga etika komunikasi seperti dunia nyata.
”Jaga bahasa dan tulisan. Saat menawarkan, pilih kalimat yang lembut dan jangan abaikan tata krama dunia nyata. Karena yang kita hadapi saat bertransaski adalah manusia nyata. Bukan sekadar angka dan deretan karakter,” ujar Eko.
(don)
Lihat Juga :