Detik-detik Pemindahan Pria Berbobot 300 Kg dari RSUD Kota Tangerang ke RSCM Jakarta
Sabtu, 10 Juni 2023 - 01:23 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, bedah digestif adalah pengobatan untuk penyakit pada bagian tubuh yang terlibat dalam pencernaan. Sedangkan, bedah vaskuler merupakan tindakan medis berupa operasi untuk mengatasi penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah.
"Untuk pelaksanaan penurunan berat badan terus memerlukan bedah paskuler karena kita lihat kakinya yang besar sehingga membutuhkan dokter-dokter yang mengerti tentang pembuluh darah," ucap Taty.
"Tadi karena si Fajri berdasarkan hasil diskusi tim dokter dia membatu dokter digestif, terus kemudian membutuhkan konsultasi anestesi. Nah kita ada dua (dokter) yang belum kita miliki digestif dan dokter bedah vaskuler," tambahnya.
Fajri sebelumnya, harus dievakuasi menggunakan forklift untuk melakukan pengobatan. Evakuasi pun dilakukan oleh BPBD Kota Tangerang dengan dibantu oleh warga sekitar, Rabu 7 Juni 2023.
Kepala UPT BPBD Ciledug Mulyadi mengatakan hal ini bermula ketika pihaknya mendapatkan laporan dari warga untuk mengevakuasi pria bernama Fajri (27) tersebut.
Pihaknya pun mendapati kesulitan untuk mengevakuasi Fajri yang berbobot 300 kilogram. Ditambah akses menuju rumahnya yang sempit.
"Kita angkat juga berat enggak keangkat. Kami melakukan evakuasi dengan bongkar pintu, tapi pun tidak bisa keangkat, hingga kita menggunakan forklift lalu kita naikan ke mobil bak dibawa ke RSUD Kota Tangerang," ucapnya.
Proses evakuasi pun dramatis, petugas BPBD sampai harus membongkar pintu masuk rumah Fajri. Lantaran bobotnya yang besar, tenaga manusia pun sulit untuk mengangkatnya.
Baca juga: Fajri, Pria Berbobot 300 Kg di Tangerang Akan Dirujuk ke RSCM
BPBD pun menggunakan Forklift untuk mengevakuasi Fajri. Fajri kemudian dibawa menggunakan mobil bak terbuka ke RSUD Kota Tangerang. "Butuh waktu 2 jam, karena kita nyari alat buat bongkar pintu dan forklift," kata Mulyadi.
Sementara, untuk penyakit yang dialami Fajri Mulyadi menuturkan bukan kewenangannya. "Untuk medisnya pihak dinas kesehatan yang berwenang, kami hanya melakukan evakuasi saja," kata Mulyadi.
"Untuk pelaksanaan penurunan berat badan terus memerlukan bedah paskuler karena kita lihat kakinya yang besar sehingga membutuhkan dokter-dokter yang mengerti tentang pembuluh darah," ucap Taty.
"Tadi karena si Fajri berdasarkan hasil diskusi tim dokter dia membatu dokter digestif, terus kemudian membutuhkan konsultasi anestesi. Nah kita ada dua (dokter) yang belum kita miliki digestif dan dokter bedah vaskuler," tambahnya.
Fajri sebelumnya, harus dievakuasi menggunakan forklift untuk melakukan pengobatan. Evakuasi pun dilakukan oleh BPBD Kota Tangerang dengan dibantu oleh warga sekitar, Rabu 7 Juni 2023.
Kepala UPT BPBD Ciledug Mulyadi mengatakan hal ini bermula ketika pihaknya mendapatkan laporan dari warga untuk mengevakuasi pria bernama Fajri (27) tersebut.
Pihaknya pun mendapati kesulitan untuk mengevakuasi Fajri yang berbobot 300 kilogram. Ditambah akses menuju rumahnya yang sempit.
"Kita angkat juga berat enggak keangkat. Kami melakukan evakuasi dengan bongkar pintu, tapi pun tidak bisa keangkat, hingga kita menggunakan forklift lalu kita naikan ke mobil bak dibawa ke RSUD Kota Tangerang," ucapnya.
Proses evakuasi pun dramatis, petugas BPBD sampai harus membongkar pintu masuk rumah Fajri. Lantaran bobotnya yang besar, tenaga manusia pun sulit untuk mengangkatnya.
Baca juga: Fajri, Pria Berbobot 300 Kg di Tangerang Akan Dirujuk ke RSCM
BPBD pun menggunakan Forklift untuk mengevakuasi Fajri. Fajri kemudian dibawa menggunakan mobil bak terbuka ke RSUD Kota Tangerang. "Butuh waktu 2 jam, karena kita nyari alat buat bongkar pintu dan forklift," kata Mulyadi.
Sementara, untuk penyakit yang dialami Fajri Mulyadi menuturkan bukan kewenangannya. "Untuk medisnya pihak dinas kesehatan yang berwenang, kami hanya melakukan evakuasi saja," kata Mulyadi.
(mhd)
Lihat Juga :