700 Titik Api di Sumsel Terdeteksi Sejak Awal Tahun, Bulan Mei Terbanyak
Rabu, 07 Juni 2023 - 13:00 WIB
loading...
Sebanyak 700 titik panas atau hotspot telah terdeteksi di wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Titik panas pada bulan Mei menjadi yang terbanyak, yaitu sebanyak 262 titik. Foto SINDOnews
A
A
A
PALEMBANG - Sebanyak 700 titik panas atau hotspot telah terdeteksi di wilayah Provinsi Sumatera Selatan ( Sumsel ). Titik panas pada bulan Mei menjadi yang terbanyak, yaitu sebanyak 262 titik.
Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengatakan, bahwa dari 700 hotspot yang terdeteksi tersebut, bulan Mei menjadi yang terbanyak dengan jumlah 262 titik. Baca juga: Gelombang Panas Ekstrem Membakar 210 Kawasan Hutan di Kanada
"Jumlah hotspot yang tercatat sejak awal tahun yakni di bulan Januari 54 titik, Februari 43 titik, Maret 91 titik, April 227 titik, Mei 262 titik, dan untuk awal Juni sudah tercatat 23 titik," ujar Ansori, Rabu (7/6/2023).
Dijelaskan Ansori, sebagian dari titik panas itu sudah dilakukan pengecekan di lapangan dan memang sudah terjadi kebakaran di sejumlah lokasi lahan. "Semua titik panas yang terdeteksi langsung kami teruskan ke satgas di daerah, sehingga langsung di cek dan dilakukan pemadaman oleh tim di lapangan," jelasnya.
Menurutnya, untuk wilayah Sumsel yang menjadi daerah rawan kebakaran hutan dan lahan juga telah meningkatkan kewaspadaan, seperti wilayah Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Muara Enim.
Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengatakan, bahwa dari 700 hotspot yang terdeteksi tersebut, bulan Mei menjadi yang terbanyak dengan jumlah 262 titik. Baca juga: Gelombang Panas Ekstrem Membakar 210 Kawasan Hutan di Kanada
"Jumlah hotspot yang tercatat sejak awal tahun yakni di bulan Januari 54 titik, Februari 43 titik, Maret 91 titik, April 227 titik, Mei 262 titik, dan untuk awal Juni sudah tercatat 23 titik," ujar Ansori, Rabu (7/6/2023).
Dijelaskan Ansori, sebagian dari titik panas itu sudah dilakukan pengecekan di lapangan dan memang sudah terjadi kebakaran di sejumlah lokasi lahan. "Semua titik panas yang terdeteksi langsung kami teruskan ke satgas di daerah, sehingga langsung di cek dan dilakukan pemadaman oleh tim di lapangan," jelasnya.
Menurutnya, untuk wilayah Sumsel yang menjadi daerah rawan kebakaran hutan dan lahan juga telah meningkatkan kewaspadaan, seperti wilayah Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Muara Enim.
Lihat Juga :