Kelompok Anak di Sulsel Rentan Terpapar COVID-19
Jum'at, 24 Juli 2020 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Sekolah tatap muka belum direkomendasikan untuk dilakukan di masa pandemi. "Ini untuk mengurangi kontak dengan orang lain. Rumah adalah sekolah terbaik untuk anak saat ini," jelas Ridwan.
Sementara angka kasus COVID-19 di Sulsel masih menunjukkan peningkatan. Data Gugus Tugas COVID-19 Sulsel tercatat ada penambahan 129 kasus baru terkonfirmasi positif, kemarin. Sementara penambahan angka kesembuhan lebih banyak yakni 310 orang.
Dengan begitu, akumulasi kasus positif di Sulsel hingga tanggal 23 Juli 2020 dilaporkan telah mencapai 8.619 orang. Dimana 5.347 diantaranya telah dinyatakan sembuh, 287 meninggal, dan 2.985 orang masih sementara dirawat.
"Gambaran laju insidensi COVID-19 hingga sekarang relatif masih tinggi untuk wilayah Sulawesi Selatan. Pekan ini masih di kisaran 80 per 100.000 penduduk. Hal ini juga paralel atau terkonfirmasi dari positivity rate (PR) sampel sebesar 15%," beber Ridwan. Baca Lagi : Angka Kekerasan Anak Tinggi di Masa Pandemi, Ini Arahan Dewan
Sementara angka kasus COVID-19 di Sulsel masih menunjukkan peningkatan. Data Gugus Tugas COVID-19 Sulsel tercatat ada penambahan 129 kasus baru terkonfirmasi positif, kemarin. Sementara penambahan angka kesembuhan lebih banyak yakni 310 orang.
Dengan begitu, akumulasi kasus positif di Sulsel hingga tanggal 23 Juli 2020 dilaporkan telah mencapai 8.619 orang. Dimana 5.347 diantaranya telah dinyatakan sembuh, 287 meninggal, dan 2.985 orang masih sementara dirawat.
"Gambaran laju insidensi COVID-19 hingga sekarang relatif masih tinggi untuk wilayah Sulawesi Selatan. Pekan ini masih di kisaran 80 per 100.000 penduduk. Hal ini juga paralel atau terkonfirmasi dari positivity rate (PR) sampel sebesar 15%," beber Ridwan. Baca Lagi : Angka Kekerasan Anak Tinggi di Masa Pandemi, Ini Arahan Dewan
(sri)
Lihat Juga :