Tekan Tingkat Pengangguran di Jatim, Khofifah Optimalkan Bursa Kerja dan Pelatihan
Senin, 29 Mei 2023 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jauh orang nomor satu di Jatim itu menegaskan, penurunan TPT ini menandakan berbagai upaya pemulihan ekonomi di Jatim telah berjalan efektif. Terlebih pada Februari 2023 jumlah angkatan kerja di Jatim mencapai 23,42 juta orang. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 378,88 ribu orang atau naik 0,92 persen dari Februari 2022 sebanyak 23,04 juta orang.
Kenaikan ankatan kerja di Jatim sejalan dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang naik 0,51 persen poin dibandingkan TPAK Bulan Februari 2022. TPAK merupakan indikator besarnya persentase penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu wilayah. Pada Februari 2023 ini mencapai 71,50 persen naik 0,51 persen dibanding TPAK Februari 2022 sebesar 70,99 persen.
"Alhamdulillah, kenaikan TPAK ini juga sejalan dengan kenaikan jumlah penduduk bekerja di Jawa Timur," jelasnya.
Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2023 diketahui terdapat tiga jenis lapangan pekerjaan di Jatim yang menyerap tenaga kerja paling banyak. Pertama, jenis lapangan pekerjaan di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yakni sebesar 33,79 persen diikuti oleh sektor perdagangan besar, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 19,07 persen. Dan juga, industri pengolahan sebesar 14,33 persen.
Khofifah mengungkapkan, penduduk yang bekerja di Jatim sebesar 22,40 juta orang ditahun ini dan jumlahnya meningkat sebanyak 473.460 orang dibandingkan pada data BPS di Bulan Februari 2022. Sektor perdagangan besar, reparasi mobil dan sepeda motor penyumbang peningkatan terbesar lapangan pekerjaan baru di Jatim mencapai 0,61 persen. Sedangkan, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mengalami penurunan sebesar 0,59 persen
Kenaikan ankatan kerja di Jatim sejalan dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang naik 0,51 persen poin dibandingkan TPAK Bulan Februari 2022. TPAK merupakan indikator besarnya persentase penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu wilayah. Pada Februari 2023 ini mencapai 71,50 persen naik 0,51 persen dibanding TPAK Februari 2022 sebesar 70,99 persen.
"Alhamdulillah, kenaikan TPAK ini juga sejalan dengan kenaikan jumlah penduduk bekerja di Jawa Timur," jelasnya.
Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2023 diketahui terdapat tiga jenis lapangan pekerjaan di Jatim yang menyerap tenaga kerja paling banyak. Pertama, jenis lapangan pekerjaan di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yakni sebesar 33,79 persen diikuti oleh sektor perdagangan besar, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 19,07 persen. Dan juga, industri pengolahan sebesar 14,33 persen.
Khofifah mengungkapkan, penduduk yang bekerja di Jatim sebesar 22,40 juta orang ditahun ini dan jumlahnya meningkat sebanyak 473.460 orang dibandingkan pada data BPS di Bulan Februari 2022. Sektor perdagangan besar, reparasi mobil dan sepeda motor penyumbang peningkatan terbesar lapangan pekerjaan baru di Jatim mencapai 0,61 persen. Sedangkan, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mengalami penurunan sebesar 0,59 persen
(msd)
Lihat Juga :