Latih Kemandirian Warga, Usbat Ganjar Gelar Pelatihan Bilal Mayit
Rabu, 24 Mei 2023 - 20:14 WIB
loading...
Relawan Usbat Ganjar Sumut menggelar pelatihan praktik memandikan jenazah digelar di Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Rabu (24/5/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
MEDAN - Relawan Ustadz Sahabat (Usbat) Ganjar Sumut menggelar pelatihan praktik memandikan jenazah (bilal mayit). Pelatihan yang mengundang beberapa ustaz ini digelar di Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.
Ratusan jemaah dari Majelis Taklim Al-Hikmah, Medan Marelan ikut serta dalam pelatihan ini. Korda Usbat Ganjar Medan Muhammad Nizar Nur mengatakan, pelatihan ini ditujukkan untuk menciptakan kemandirian pada masyarakat. Sehingga bila ada kerabatnya yang meninggal, mereka bisa memandikannya secara mandiri.
"Jadi, untuk keperluan memandikan jenazah balik ke lingkup keluarga. Andai kata terjadi kekosongan bilal mayit, misal saat banjir, ataupun sebagainya. Maka bila ada bilal mayit di tengah keluarga, maka sudah standbye ada yang memandikan," kata Nizar, Rabu (24/2/2023).
Nizar menjelaskan, pelatihan bilal mayit menjadi sangat penting karena memandikan jenazah memiliki dasar hukum fardu kifayah. "Di saat ada seseorang yang sudah melakukan itu, maka gugurlah kewajiban seluruh (orang-orang di daerah tersebut). Sudah terlepas kewajibannya," jelasnya.
Lebih lanjut, Nizar mengatakan pihaknya akan kembali menggelar pelatihan untuk menambah keterampilan umat muslim di wilayah lainnya di Sumut. "Dasarnya tentang kepentingan-kepentingan umat," tandasnya.
Selain pelatihan tata cara pengurusan jenazah, relawan juga menggelar sejumlah kegiatan positif lainnya. Usbat Sumut menyerahkan bantuan pengeras suara, karpet, dan mukena.
Nantinya pengeras suara dan karpet tersebut akan digunakan untuk kemaslahatan majelis-majelis taklim di sana. "Yang pasti kegiatan ini terinspirasi dari figur Ganjar Pranowo. Beliau ini amat sangat cinta dan mendukung dengan kemaslahatan umat," tuturnya.
Ratusan jemaah dari Majelis Taklim Al-Hikmah, Medan Marelan ikut serta dalam pelatihan ini. Korda Usbat Ganjar Medan Muhammad Nizar Nur mengatakan, pelatihan ini ditujukkan untuk menciptakan kemandirian pada masyarakat. Sehingga bila ada kerabatnya yang meninggal, mereka bisa memandikannya secara mandiri.
"Jadi, untuk keperluan memandikan jenazah balik ke lingkup keluarga. Andai kata terjadi kekosongan bilal mayit, misal saat banjir, ataupun sebagainya. Maka bila ada bilal mayit di tengah keluarga, maka sudah standbye ada yang memandikan," kata Nizar, Rabu (24/2/2023).
Nizar menjelaskan, pelatihan bilal mayit menjadi sangat penting karena memandikan jenazah memiliki dasar hukum fardu kifayah. "Di saat ada seseorang yang sudah melakukan itu, maka gugurlah kewajiban seluruh (orang-orang di daerah tersebut). Sudah terlepas kewajibannya," jelasnya.
Lebih lanjut, Nizar mengatakan pihaknya akan kembali menggelar pelatihan untuk menambah keterampilan umat muslim di wilayah lainnya di Sumut. "Dasarnya tentang kepentingan-kepentingan umat," tandasnya.
Selain pelatihan tata cara pengurusan jenazah, relawan juga menggelar sejumlah kegiatan positif lainnya. Usbat Sumut menyerahkan bantuan pengeras suara, karpet, dan mukena.
Nantinya pengeras suara dan karpet tersebut akan digunakan untuk kemaslahatan majelis-majelis taklim di sana. "Yang pasti kegiatan ini terinspirasi dari figur Ganjar Pranowo. Beliau ini amat sangat cinta dan mendukung dengan kemaslahatan umat," tuturnya.
Lihat Juga :