BNPT Endus Gerakan Intoleran Mulai Nyasar Kalangan Pelajar SMA di Bandung
Rabu, 24 Mei 2023 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Rycko memaparkan, acara kali ini digagas untuk menyamakan persepsi terkait deradikalisasi. Terlebih penyamaan persepsi tersebut penting bagi napiter, mereka yang masih dalam masa penahanan maupun yang sudah menghirup udara bebas.
"Kita samakan presepsi kita, juga kembali meluruskan niat dan tekad untuk memeberikan yang terbaik pada generasi muda kita," paparnya.
Dikatakan Rycko, sosialisasi deradikaliasai akan semakin digiatkan baik ke masyarakat dan sekolahan. Pesan yang disampaikan adalah penyebaran konten damai dan islam rahmatan lil alamin. Baca juga: Kunjungi PGI, Jenderal Dudung Ingatkan Ancaman Perpecahan Bangsa oleh Gerakan Intoleran
"Menolak segala bentuk kekerasan. Karena tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan. Paham ini sesungguhnya tidak mengajarkan agama, mereka tidak mengajarkan keyakinan agama, karena mereka mengajarkan kekerasan tujuan politik dengan memicu dan manipulasi lewat simbol agama yang suci," tandasnya.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri pengurus MUI Jabar, MUI kabupaten/kota, ormas-ormas Islam dan badan otonomnya maupun ikatan dai di Jawa Barat. Kemudian hadir staf khusus Menag Nur Zaman, Ketua Umum MUI Jabar Rachmat Sjafei, Kepala Kanwil Kemenag Jabar Ajam Mustajam, Wakapolda Jabar, dan Kepala BNPT Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel bersama para deputi.
"Kita samakan presepsi kita, juga kembali meluruskan niat dan tekad untuk memeberikan yang terbaik pada generasi muda kita," paparnya.
Dikatakan Rycko, sosialisasi deradikaliasai akan semakin digiatkan baik ke masyarakat dan sekolahan. Pesan yang disampaikan adalah penyebaran konten damai dan islam rahmatan lil alamin. Baca juga: Kunjungi PGI, Jenderal Dudung Ingatkan Ancaman Perpecahan Bangsa oleh Gerakan Intoleran
"Menolak segala bentuk kekerasan. Karena tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan. Paham ini sesungguhnya tidak mengajarkan agama, mereka tidak mengajarkan keyakinan agama, karena mereka mengajarkan kekerasan tujuan politik dengan memicu dan manipulasi lewat simbol agama yang suci," tandasnya.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri pengurus MUI Jabar, MUI kabupaten/kota, ormas-ormas Islam dan badan otonomnya maupun ikatan dai di Jawa Barat. Kemudian hadir staf khusus Menag Nur Zaman, Ketua Umum MUI Jabar Rachmat Sjafei, Kepala Kanwil Kemenag Jabar Ajam Mustajam, Wakapolda Jabar, dan Kepala BNPT Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel bersama para deputi.
(don)
Lihat Juga :