FKPT Jabar Apresiasi Komitmen Hijrah untuk Perkuat Persatuan NKRI

Rabu, 24 Mei 2023 - 14:10 WIB
loading...
FKPT Jabar Apresiasi...
Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jabar, R Iip Hidajat. Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jabar mengapresiasi bergabungnya Ustaz Hanan Attaki ke Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu menunjukkan kedewasaan seorang ulama dalam melakukan upaya tabayun, muhasabah, maupun keinginan menegaskan pilihan.

Ketua FKPT Jabar, R Iip Hidajat mengatakan bergabungnya Ustaz Hanan Attaki dapat menjadi contoh bagi anak muda lainnya. Dia menyebut tidak ada kata terlambat untuk melakukan hijrah menuju hal yang lebih baik.

Baca juga: Fenomena Ujaran Kebencian, FKPT Jabar Sebut Bukan Kebebasan Demokrasi

Iip menyatakan, hal itu tidak harus bergabung ke dalam suatu organisasi tertentu, tapi menegaskan pilihan dan keyakinan untuk berjuang bersama dalam koridor NKRI.

“Artinya, meskipun pernah dicap atau terlibat dengan sebuah identitas yang terlarang, sepatutnya bisa menyadari, tabayun dan kembali ke Ibu Pertiwi,” ujar Iip Hidayat dalam keterangannya, Rabu (24/5/2023).

Ia mengungkapkan ketika hijrah dimaknai sebagai perubahan dari satu kondisi menjadi kondisi yang lebih baik, adalah hal patut disambut dengan baik.

Juga langkah itu menyudahi stigma negatif yang pernah ditujukan kepadanya. Apalagi, ulama sekelas Hanan Attaki masih mau bertabayun dan mampu membuka diri untuk berjuang untuk persatuan Indonesia.

Baca juga: Viral! Siswa Pinjam Sepatu dan Copot saat Wisuda, Jenderal Dudung Tawari Masuk Bintara TNI AD

“Fenomena dai muda yang berhijrah harus dijadikan contoh dan sarana berintrospeksi bagi generasi muda,” ucapnya.

Dengan demikian, Ustaz Hanan Attaki akan lebih diterima oleh masyarakat luas, terutama masyarakat Jawa Barat.

Berdasarkan hasil riset Indonesian Politics Research & Consulting (IPRC) pada Maret 2023 lalu, sejatinya mayoritas warga Jawa Barat mengamalkan ajaran Islam yang moderat dan toleran. Hanya sebagian kecil kelompok yang cenderung mengamalkan ajaran yang intoleran.

“Hal ini sejalan dengan temuan riset, mayoritas warga Jawa Barat (81,2%) menyatakan bahwa Pancasila dan UUD 1945 tidak bertentangan dengan ajaran Islam,” ucap Iip.

Hal ini ditunjukkan dengan toleransi antar umat beragama yang tinggi dalam aspek-aspek sosial.

"Misalnya kesediaan untuk berteman, bertetangga, berniaga, berdiskusi, dan saling tolong-menolong dengan warga yang berbeda keyakinan,” tambah Iip yang menjabat Kepala Kesbangpol Pemprov Jabar ini.

Oleh karena itu, Iip mengajak masyarakat untuk memiliki kepekaan bersama untuk hijrah ke dalam barisan NKRI, untuk menjaga persatuan antar anak bangsa.

Menurutnya, generasi muda harus memahami bahwa agama tidak bertentangan dengan negara. Bahkan seharusnya, semakin mendalami pemahaman keagamaan, seharusnya berbanding lurus dengan keyakinan, sikap dan tindakan-tindakan konkret dalam membela negara.

“Negara Indonesia yang didasarkan atas pilar Pancasila dan UUD 1945 tidak bertentangan dengan ajaran agama, dan dengan demikian justru menjadi kewajiban bagi warga ,termasuk generasi muda untuk membela negara,” terang Iip.

Menurutnya, dengan semangat kebangsaan dan keagamaan yang sejalan akan menjadi benteng diri untuk mencegah terlibat dalam kelompok eksklusif, yang cenderung konservatif, intoleran dan bahkan mengembangkan perilaku ekstrimisme yang berbasis kekerasan.

Hal ini patut diwaspadai, mengingat berdasarkan hasil riset yang sama, masih ditemui bahwa ada 13,6% warga Jawa Barat yang setuju bahwa sistem demokrasi bertentangan dengan ajaran Islam dan harus diubah.

“Pandangan minoritas seperti ini, apabila dikembangkan tanpa ada upaya tabayun dan introspeksi, dapat memicu tindakan-tindakan intoleran dan perilaku keagamaan yang ekstrim, yang bahkan dapat bermuara pada tindakan-tindakan kekerasan yang justru melanggar hukum dan ajaran agama,” pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Peringatan Hari Lahir...
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Yuke Yurike Ajak Generasi Muda Perkuat Rasa Cinta Tanah Air
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Rekomendasi
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved