Mimpi Buruk Sultan Amangkurat I Buatnya Patuh ke Ulama dan Berdamai dengan Banten
Selasa, 23 Mei 2023 - 08:21 WIB
loading...
A
A
A
Para pemuka agama menyatakan kesediaan berdoa bagi Raja dan menyembuhkannya dari penyakitnya dalam waktu sepuluh hari. Sejak itu Pangeran Purbaya amat dihormati oleh Sultan Amangkurat I, dipandang sebagai orang keramat oleh Raja. Dari sana pulalah segera akan dimulai perang terhadap timur.
Anehnya, kisah yang diberitakan Van Goens ini sebagian dibenarkan oleh Babad Sangkala. Pada tahun 1574 konon sebuah meriam meledak di paseban, tidak lama sesudah itu pintu gerbang dipindahkan. Ini menunjuk kepada meledaknya meriam Jawa dan disemennya pintu gerbang ke lapangan besar.
Sejak itu hubungan antara Banten dan Mataram memang nyata bertambah baik, tetapi tidak ada berita bahwa akan dilancarkan ekspedisi besar-besaran terhadap Blambangan. Sebaliknya, Kompenilah yang pertama-tama harus merasakan akibat-akibat kurang menyenangkan dari hubungan yang lebih baik antara kedua belah pihak itu.
Orang-orang Banten mulai bersikap sangat buruk terhadap kompeni Belanda, semula hal ini diduga akibat pengaruh Inggris, yang ketika itu sedang berperang terhadap Republik (Belanda). Tetapi sesudah perjanjian sepuluh tahun dengan Banten berakhir, ternyata bahwa Batavia menderita sebagai akibat kemarahan para tetangga.
Kemudian hubungan yang lebih baik antara Mataram dan Banten itu terwujud dalam suatu rencana perkawinan, yang baru diketahui Batavia ketika gagal pada tahun 1656.
Anehnya, kisah yang diberitakan Van Goens ini sebagian dibenarkan oleh Babad Sangkala. Pada tahun 1574 konon sebuah meriam meledak di paseban, tidak lama sesudah itu pintu gerbang dipindahkan. Ini menunjuk kepada meledaknya meriam Jawa dan disemennya pintu gerbang ke lapangan besar.
Sejak itu hubungan antara Banten dan Mataram memang nyata bertambah baik, tetapi tidak ada berita bahwa akan dilancarkan ekspedisi besar-besaran terhadap Blambangan. Sebaliknya, Kompenilah yang pertama-tama harus merasakan akibat-akibat kurang menyenangkan dari hubungan yang lebih baik antara kedua belah pihak itu.
Orang-orang Banten mulai bersikap sangat buruk terhadap kompeni Belanda, semula hal ini diduga akibat pengaruh Inggris, yang ketika itu sedang berperang terhadap Republik (Belanda). Tetapi sesudah perjanjian sepuluh tahun dengan Banten berakhir, ternyata bahwa Batavia menderita sebagai akibat kemarahan para tetangga.
Kemudian hubungan yang lebih baik antara Mataram dan Banten itu terwujud dalam suatu rencana perkawinan, yang baru diketahui Batavia ketika gagal pada tahun 1656.
(msd)
Lihat Juga :