Kisah Pilu Ela Lastari TKW Asal Garut Hilang Kontak di Arab Saudi, Pernah Kabur di Singapura

Senin, 22 Mei 2023 - 01:16 WIB
loading...
Kisah Pilu Ela Lastari...
Sejumlah perwakilan Disnakertrans Garut mengunjungi keluarga Ela Lestari, TKW asal Garut yang mengalami masalah di Arab Saudi. Foto: Istimewa
A A A
GARUT - Ela Lastari (39), TKW asal Kabupaten Garut yang hilang kontak di Arab Saudi rupanya telah berulang kali bekerja di luar negeri. Dia bahkan pernah lari dari majikannya di Singapura.

Dari catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakersostrans) Kabupaten Garut, sebelum ke Arab Saudi, Ela Lastari sempat bekerja di Dubai, Uni Emirat Arab, dan Singapura.

Kepala Bidang Penempatan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Garut Ricky Rizky Darajat, menyebut, Ela Lastari pertama kali berangkat menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) pada tahun 2014. Saat itu, Ela berangkat untuk bekerja ke Dubai.

Baca juga: Kisah Inspiratif, Buruh Pabrik Telaten Kembangkan Usaha Telur Puyuh yang Berbuah Cuan

"Ke Dubai melalui jalur yang legal, semua dokumen data termasuk nama perusahaannya tercatat di Disnakertrans Garut," kata Ricky Rizki Darajat, Minggu (21/5/2023).

Di Dubai, Ela Lastari bekerja selama 3 tahun sesuai kontrak. Usai kembali ke Tanah Air, Ela Lastari kemudian berangkat kembali ke luar negeri untuk bekerja di Singapura pada tahun 2018.

"Namun sebelum masa kontraknya habis, tepatnya baru sekitar satu tahun, ia bermasalah dengan majikannya sehingga kabur ke KBRI dan kemudian pihak KBRI memulangkannya ke Indonesia," ujarnya.



Sedangkan keberangkatan Ela Lastari ke Arab Saudi pada Oktober 2022 lalu, Ricky mengaku pihaknya tak memiliki data dan dokumen terkait hal tersebut.

"Kami telah telusuri ke BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia), datanya juga tidak ada di sana, termasuk nama perusahaan yang memberangkatkannya," ucapnya.

Ricky menjelaskan, pemerintah daerah saat ini masih menelusuri agar pihak yang memberangkatkan Ela ke Arab Saudi diketahui. Dia memastikan jika keberangkatan itu dilakukan secara ilegal.

Baca juga: Cerita Pilu Ai binti Entib: 11 Tahun Jadi TKW di Arab Saudi, Pulang Tak Bawa Uang tapi Depresi

"Kami berharap bisa segera menemukan perusahaan yang memberangkatkan Ela ke luar negeri, agar bisa dilakukan langkah penindakan oleh pihak berwenang. Harapannya tidak ada kejadian serupa ke depan," kata dia.

Disnakertrans Garut lanjutnya, telah mendatangi rumah Ela di wilayah Kampung Cikondang, Desa Tanjungkamunding, Kecamatan Tarogong Kaler. Di rumah itu ia bertemu dan membahas persoalan ini dengan keluarga Ela Lastari, yakni bersama kakak dan adiknya.

"Menurut keterangan pihak keluarga, mereka sudah melarang keras Ela berangkat lagi ke luar negeri untuk bekerja. Namun Ela tetap nekat berangkat, malah tanpa sepengetahuan pihak keluarganya", ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Garut Erna Sugiharti menyayangkan jika masih ada warga yang berangkat ke luar negeri untuk bekerja melalui jalur ilegal. "Kami tentu sangat menyayangkan masih adanya warga Garut yang berangkat menjadi TKI melalui jalur yang ilegal seperti itu," ujar Erna Sugiharti.

Baca juga: TKW Indramayu Hilang Kontak 20 Tahun di Jordania, Keluarga Minta Bantuan Presiden Jokowi

Sebelumnya, keluarga Ela Lastari meminta perlindungan hukum ke Polres Garut. Melalui proses itu, pihak keluarga berharap Ela yang bekerja di Arab Saudi sejak Oktober 2022 dilindungi oleh hukum.

Uli Yulifah (33), adik Ela, menuturkan pihak keluarga menyampaikan sejumlah informasi penting dalam proses pengajuan surat perlindungan hukum ini. Kronologi keberangkatan Ela ke Arab Saudi, beserta sejumlah dokumen resmi pun disampaikan pada petugas demi bisa mendapat surat perlindungan hukum tersebut.

Seperti diketahui, Ela Lastari dilaporkan telah hilang kontak sejak tiga bulan yang lalu. Puterinya, Anjani Pebriani (20), menduga jika ibunya mengalami penyiksaan saat bekerja di Riyadh, Arab Saudi.

Anjani menuturkan, saat terakhir kontak dengan keluarga di tiga bulan yang lalu, Ela mengaku tidak kuat dan ingin pulang. "Mamah terakhir nelpon itu nangis-nangis, ingin pulang katanya sudah tidak kuat, ada kabar mengalami kekerasan," tuturnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
FGD Sespimma Polri Angkatan...
FGD Sespimma Polri Angkatan ke-75, Perkuat Community Policing Atasi Geng Motor di Garut
Imigrasi Surabaya Gagalkan...
Imigrasi Surabaya Gagalkan Keberangkatan 18 Calon Haji Ilegal, Korban Rugi hingga Rp290 Juta
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Rekomendasi
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved