Datangi Kediaman Siswa Berprestasi Arista, Kent: Terus Belajar yang Giat agar Cita-cita Tercapai
Rabu, 22 Juli 2020 - 22:47 WIB
loading...
A
A
A
"Sangat senang dikunjungi Kak Kent. Terima kasih atas bantuannya yang sudah diberikan, semuanya sangat bermanfaat untuk saya," kata Arista. (Baca juga: Kecewa Gagal Masuk SMA Negeri, Arista Buat Lukisan Bertema PPDB )
Diketahui, Arista sudah mendaftar melalui beberapa jalur PPDB, mulai dari jalur prestasi non-akademik, afirmasi untuk pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), zonasi, hingga prestasi akademik. Namun Arista selalu gagal meraih kursi sekolah negeri melalui jalur-jalur PPDB tersebut.
Saat mengikuti jalur prestasi non-akademik, Arista pun gagal karena prestasinya diraih saat ia duduk di bangku sekolah dasar (SD). Padahal Arista banyak meraih prestasi di bidang seni lukis. Total ada 700 piala yang telah diraihnya selama mengikuti lomba seni lukis. Penghargaan yang pernah Arista raih antara lain juara III lomba cipta seni pelajar tingkat nasional dan juara I festival lomba Kementerian Perhubungan.
Sementara itu, pada jalur afirmasi, Arista tak lolos lantaran faktor usia. Banyak calon siswa yang diterima berusia lebih tua dibanding Arista. Siwi kemudian mendaftarkan Arista melalui jalur zonasi. Namun, lagi-lagi Arista gagal karena faktor usia.
Arista pun terus berusaha agar dapat bersekolah di negeri, ia pun mendaftarkan diri melalui jalur prestasi akademik. Akan tetapi, upayanya juga gagal karena faktor usia.
Diketahui, Arista sudah mendaftar melalui beberapa jalur PPDB, mulai dari jalur prestasi non-akademik, afirmasi untuk pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), zonasi, hingga prestasi akademik. Namun Arista selalu gagal meraih kursi sekolah negeri melalui jalur-jalur PPDB tersebut.
Saat mengikuti jalur prestasi non-akademik, Arista pun gagal karena prestasinya diraih saat ia duduk di bangku sekolah dasar (SD). Padahal Arista banyak meraih prestasi di bidang seni lukis. Total ada 700 piala yang telah diraihnya selama mengikuti lomba seni lukis. Penghargaan yang pernah Arista raih antara lain juara III lomba cipta seni pelajar tingkat nasional dan juara I festival lomba Kementerian Perhubungan.
Sementara itu, pada jalur afirmasi, Arista tak lolos lantaran faktor usia. Banyak calon siswa yang diterima berusia lebih tua dibanding Arista. Siwi kemudian mendaftarkan Arista melalui jalur zonasi. Namun, lagi-lagi Arista gagal karena faktor usia.
Arista pun terus berusaha agar dapat bersekolah di negeri, ia pun mendaftarkan diri melalui jalur prestasi akademik. Akan tetapi, upayanya juga gagal karena faktor usia.
(thm)
Lihat Juga :