7 Fakta Kecelakaan Maut 6 Kendaraan, Nomor 2 Korban Pasutri Pengantin Baru
Rabu, 17 Mei 2023 - 07:49 WIB
loading...
A
A
A
6. Relawan lalin sempat minta truk ke jalur penyelamat
Keberadaan jalur penyelamat rem blong sempat menjadi asa bagi truk nahas tersebut. Bahkan ketika relawan pengatur lalu lintas dan warga sekitar mengetahui truk mengalami rem blong, warga sudah berusaha meneriaki truk untuk masuk ke jalur penyelamat di kiri jalan dari arah atas.
"Saat itu relawan yang ada di posko Klemuk sudah mengarahkan pengemudi truk untuk membelokkan kendaraannya ke jalur penyelemat," ucap Gandi Kusumo.
Relawan lain bernama Basuki menduga sopir truk panik ketika melihat sisi kiri jalan cukup ramai sehingga memutuskan sempat membanting kanan dan melewati jalur penyelamat begitu saja. Hasilnya fatal, truk menghantam beberapa kendaraan yang ada di depannya.
"Truk melaju kencang banget, dari atas sudah oleng, kencang ambil jalur kanan oleng, kita relawan ngarahin ke kiri, tapi nggak dengar mungkin juga gak nutut, karena posisi ramai," ujar Basuki.
7. Diduga akibat rem blong
Kecelakaan maut di Jalan Raya Klemuk, Kota Batu diduga disebabkan adanya truk besar yang nekat melintasi lokasi. Nahas saat melintasi jalanan yang turun cukup curam rem truk akhirnya blong.
Gandi Kusumo, saksi mata yang juga relawan menyatakan, bila truk sudah melaju tak terkendali dari atas hingga atau dari arah Kecamatan Pujon menuju Kota Batu melalui jalur alternatif. Dugaannya truk bernopol AG 9915 VI ingin memotong jalur lebih cepat, daripada memilih jalur melalui Jalan Raya Payung, Kota Batu.
"Jadi truk sudah mengalami rem blong sejak dari atas. Melaju kencang banget, nggak fungsi remnya ya kecepatannya bisa 100 (km per jam)," ucap Gandi Kusumo.
Keberadaan jalur penyelamat rem blong sempat menjadi asa bagi truk nahas tersebut. Bahkan ketika relawan pengatur lalu lintas dan warga sekitar mengetahui truk mengalami rem blong, warga sudah berusaha meneriaki truk untuk masuk ke jalur penyelamat di kiri jalan dari arah atas.
"Saat itu relawan yang ada di posko Klemuk sudah mengarahkan pengemudi truk untuk membelokkan kendaraannya ke jalur penyelemat," ucap Gandi Kusumo.
Relawan lain bernama Basuki menduga sopir truk panik ketika melihat sisi kiri jalan cukup ramai sehingga memutuskan sempat membanting kanan dan melewati jalur penyelamat begitu saja. Hasilnya fatal, truk menghantam beberapa kendaraan yang ada di depannya.
"Truk melaju kencang banget, dari atas sudah oleng, kencang ambil jalur kanan oleng, kita relawan ngarahin ke kiri, tapi nggak dengar mungkin juga gak nutut, karena posisi ramai," ujar Basuki.
7. Diduga akibat rem blong
Kecelakaan maut di Jalan Raya Klemuk, Kota Batu diduga disebabkan adanya truk besar yang nekat melintasi lokasi. Nahas saat melintasi jalanan yang turun cukup curam rem truk akhirnya blong.
Gandi Kusumo, saksi mata yang juga relawan menyatakan, bila truk sudah melaju tak terkendali dari atas hingga atau dari arah Kecamatan Pujon menuju Kota Batu melalui jalur alternatif. Dugaannya truk bernopol AG 9915 VI ingin memotong jalur lebih cepat, daripada memilih jalur melalui Jalan Raya Payung, Kota Batu.
"Jadi truk sudah mengalami rem blong sejak dari atas. Melaju kencang banget, nggak fungsi remnya ya kecepatannya bisa 100 (km per jam)," ucap Gandi Kusumo.
(msd)
Lihat Juga :