Pemkot Jayapura Bakal Rapid Test Penjual Sayur dan Pedagang Ikan Keliling
Rabu, 29 April 2020 - 09:20 WIB
loading...
Semua penjual sayur dan pedagang ikan di kota Jayapura akan menjalani pengecekan RDT (Rapid Diagnotic Test) di lapangan Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (30/4/2020) esok. (Ist)
A
A
A
JAYAPURA - Semua penjual sayur dan pedagang ikan di kota Jayapura akan menjalani pengecekan RDT (Rapid Diagnotic Test) di lapangan Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (30/4/2020) esok.
Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengatakan, pemeriksaan akan dilakukan bertahap untuk bisa mengakomodir semua pedagang sayur dan penjual ikan.
"Untuk Kamis besok penjual sayur dulu. Data yang ada di saya, penjual sayur berjumlah 124 orang yang keliling di 4 distrik, yakni Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abe dan Heram. Mereka kita periksa karena mereka selalu kontak dengan pembelinya. Jadi kita periksa semua," kata Benhur.
Sementara untuk para penjual ikan, jelas Wali Kota, baru akan dilakukan pemeriksaan pada hari Jumat (1/5/2020) mendatang.
"Lokasinya sama, kalau penjual ikan data yang ada itu 133 orang. Nanti teknisnya diatur, ada petugasnya di sana. Jadi saya sampaikan tidak benar dilarang menjual. Ini kita lakukan supaya penjual aman pembelipun aman, ada ketenangan juga para pembeli ini. Kita berkomitmen memutus mata rantai virus ini. Jadi penjual sayur keliling, penjual ikan keliling, dan nanti ojek juga kita periksa," ucapnya.
Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengatakan, pemeriksaan akan dilakukan bertahap untuk bisa mengakomodir semua pedagang sayur dan penjual ikan.
"Untuk Kamis besok penjual sayur dulu. Data yang ada di saya, penjual sayur berjumlah 124 orang yang keliling di 4 distrik, yakni Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abe dan Heram. Mereka kita periksa karena mereka selalu kontak dengan pembelinya. Jadi kita periksa semua," kata Benhur.
Sementara untuk para penjual ikan, jelas Wali Kota, baru akan dilakukan pemeriksaan pada hari Jumat (1/5/2020) mendatang.
"Lokasinya sama, kalau penjual ikan data yang ada itu 133 orang. Nanti teknisnya diatur, ada petugasnya di sana. Jadi saya sampaikan tidak benar dilarang menjual. Ini kita lakukan supaya penjual aman pembelipun aman, ada ketenangan juga para pembeli ini. Kita berkomitmen memutus mata rantai virus ini. Jadi penjual sayur keliling, penjual ikan keliling, dan nanti ojek juga kita periksa," ucapnya.
Lihat Juga :